Susunan Pengurus 2026-2031 Terbentuk, Ketua Umum PBNU: Mulai Besok Kita Berkhidmah
Rabu, 30 September 2026 | 20:45 WIB
Jakarta, NU Online
Susunan jajaran kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031 telah terbentuk [PDF]. Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz menegaskan jajaran pengurus tersebut mulai menjalankan khidmah kepada umat dan masyarakat pada Kamis (1/10/2026).
“Mudah-mudahan dengan diumumkannya susunan pengurus ini, mulai besok pagi kita mulai berkhidmah,” katanya saat mengumumkan jajaran kepengurusan PBNU masa khidmah 2026–2031 di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Gus Kikin, sapaan akrabnya, mengatakan khidmah kepada umat merupakan tanggung jawab yang diamanahkan para muassis NU. Karena itu, kepengurusan baru PBNU memiliki tanggung jawab untuk membina umat dan menjalankan amanah para pendiri NU.
“Selesai ini kita memiliki tanggung jawab kepada masyarakat sebagaimana NU didirikan untuk membina umat, melaksanakan apa yang diamanahkan oleh muassis,” katanya.
Qanun Asasi Jadi Pedoman
Gus Kikin mengatakan khidmah NU kepada umat berlandaskan Qanun Asasi. Menurutnya, dokumen yang disusun para muassis NU tersebut menjadi salah satu rujukan dalam menjalankan kegiatan organisasi.
“Di periode ini, ada dokumen lalu yang dulu disusun Muassis, yaitu buku Qanun Asasi, menjadi rujukan NU secara keseluruhan untuk kita melaksanakan kegiatan berbasis mencari rida Allah swt,” katanya.
Ia berharap seluruh khidmah yang dilakukan jajaran pengurus PBNU masa khidmah 2026–2031 mendapatkan rida dan bimbingan Allah Swt.
“Mudah-mudahan ini mulai sekarang apa yang kita lakukan mendapatkan rida, bimbingan, tuntunan dari Allah swt,” katanya.
Formatur Selesaikan Penyusunan
Dalam kesempatan tersebut, Gus Kikin mengatakan tim formatur yang terdiri atas sembilan anggota telah memaksimalkan waktu yang diberikan Muktamar Ke-35 NU untuk menyusun kepengurusan.
“Kita butuh waktu, memanfaatkan waktu yang diberikan selama satu bulan. Selesai secara keseluruhan,” jelasnya.
Tim formatur sebelumnya diberi amanah untuk membantu menyusun struktur kepengurusan PBNU masa khidmah 2026–2031. Dalam forum Muktamar Ke-35 NU, struktur formatur terdiri atas perwakilan wilayah Timur, Tengah, dan Barat serta unsur tuan rumah Jawa Timur. Rais Aam terpilih menjadi ketua formatur, sedangkan Ketua Umum terpilih menjadi sekretaris.
Jumlah Pengurus Bertambah
Gus Kikin juga menyampaikan terdapat perbedaan jumlah jajaran kepengurusan PBNU antara masa khidmah 2026–2031 dan periode sebelumnya.
Total pengurus PBNU masa khidmah 2026–2031 berjumlah 210 orang. Sementara itu, total pengurus PBNU masa khidmah 2021–2026 berjumlah 189 orang.
Dengan terbentuknya kepengurusan tersebut, PBNU masa khidmah 2026–2031 selanjutnya menjalankan mandat organisasi serta keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam Muktamar Ke-35 NU.