Nasional

Warga NU Bersepeda Keliling Dunia (II)

Senin, 3 April 2017 | 02:02 WIB

Warga NU Bersepeda Keliling Dunia (II)

Hakam dan Rofinga bersama Ketua PBNU M. Nuh

Jakarta, NU Online 
PBNU mendukung dua warganya Hakam Mabruri dan Rofingatul Islamiah untuk berkeliling dunia dengan sepeda. Dukungan tersebut disamapaikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dengan mendokan pasangan suami istri tersebut. 

Sekretaris Jenderal PBNU H. Helmy Faishal Zaini menjelaskan kenapa PBNU mendukung misi Hakam dan istrinya. Menurut dia, karena kedua orang tersebut membawa misi menyampaikan perdamaian dunia ke tempat-tempat yang akan dikunjunginya. 

“Kan namanya memasarkan soal perdamaian dunia bisa berbagai cara. Salah satunya melalui ekspedisi dengan bersepeda,” jelasnya di gedung PBNU, Jakarta pada 21 Maret lalu. 

Ketua PBNU H. M Nuh juga mengapresiasi misi Hakam dan istrinya. Ia mengaku tidak bisa melakukan hal itu karena selain usia, badannya juga tidak memungkinkan. 

“Nikmati bukan saja apa yang secara fisik, tapi kenali kultur di setiap negara. Dari situlah nanti kita bisa mengenali bangsa di setiap negara itu,” pesannya di gedung PBNU yang diamini Hakam dan Rofingatul.  

Sekadar diketahui, Hakam Mabruri dan Rofingatul Islamiah mengaku prihatin dengan maraknya kekerasan atas nama agama. Oleh sebab itu, keduanya bertekad keliling dunia dengan bersepeda untuk menyampaikan pesan perdamaian kepada orang-orang, komunitas yang akan ditemuinya. Mereka bercita-cita ingin menghapus stigma agama Islam yang dianggap penuh dengan kekerasan, radikal, dan teroris

"Saya berangkat dari Malang pada Sabtu 17 Desember 2016. Ini istri saya, (Rofingatul) Islamiah. Setiap hari kami menempuh perjalanan dengan bersepeda selama 70 kilometer. Perjalanan ini, insyaallah akan sampai Kairo (Mesir)," ujar Hakam sambil menunjuk istrinya saat di Rembang kepada NU Online beberapa waktu lalu. 

Pasutri berasal dari Desa Gading, Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang, Jawa Timur, tersebut pada Sabtu (24/12) sore hingga Ahad (25/12) pagi, singgah di Rembang, Jawa Tengah untuk bertemu Mustasyar PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus).

Kemudian ia terus melanjutkan perjalanan melalui jalur utara pulau Jawa. Jika malam ia menginap di kantor GP Ansor, kemudian pagi harinya ia melanjutkan perjalanan. Keduanya sampai di Jakarta pada Selasa 10 Januari 2017. Selama beberapa bulan misinya terhenti karena mengurusi visa dan bekal selama di perjalanan. Kemudian melanjutkan perjalanan kembali 21 Maret 2017. Saat ini tengah berada di Provinsi Bangka Belitung. 

Selain menjelajahi daerah-daerah di Sumatera, mereka akan bersepeda melewati beberapa negara, mulai Singapura, Malaysia, Thailand, Neval, India, Yordania, Israel, Mesir, Sudan, Arab Saudi. Di negara terakhir tersebut, Hakam masih berpikir untuk mengunjungi beberapa negara tetangga Arab. Atau langsung pulang kembali ke tanah air. Kepulangan tersebut pun masih belum ditentukan caranya apakah kembali dengan sepeda atau naik pesawat. 

Menurut dia, perjalanan bersepeda itu diperkirakan memakan waktu berbulan-bulan. Ia berharap bisa sampai sampai Arab Saudi akhir tahun 2017. (Abdullah Alawi)

 


Terkait