Warta

Hasyim: Tindakan Israel Bertentangan Dengan Hukum Internasional dan HAM

Sabtu, 12 Agustus 2006 | 08:46 WIB

Malang, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi mengungkapkan bahwa organizasi keagamaan yang ia pimpin menentang keras agresi militer pasukan Israel ke Lebanon karena dinilainya telah melanggar hukum internasional dan Hak Asasi Manusia (HAM).

"Kami menentang keras agresi dan tindak kekerasan yang dilakukan Israel terhadap penduduk sipil di Lebanon apalagi korban terus berjatuhan, tindakan Israel ini bertentangan dengan hukum internasional dan HAM," kata Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi di sela-sela dialog terbatas di Pesantren Al-Hikam, Malang, Sabtu (12/8).

<>Dalam dialog yang bertema "Resolusi Konflik Lebanon-Israel dan Prospek Perdamaian Dunia dalam Perspektif Kebijakan Luar Negeri indonesia", pengasuh Ponpes Al-Hikam itu mengungkapkan, pemerintah RI juga perlu mengupayakan dialog dengan berbagai pihak terutama dunia internasional sebagai bagian dari komunitas global.
 
Ia menegaskan, Indonesia jangan sampai ikut arus pusaran dan menjadi bagian dari internasional, tetapi apapun keputusan dan sikap harus berbasis pada kepentingan Indonesia termasuk dalam pelaksanaan HAM dan pemberantasan terorisme, apalagi mereka (dunia barat) seringkali berbelok arah secara tiba-tiba tanpa menghiraukan kepentingan negara lain.

Hasyim berharap, melalui forum ilmiah itu, solusi cerdas sebagai jawaban atas konflik antara pasukan Israel dan  pejuang Hezbollah itu akan segera terwujud.
 
Hadir sebagai pembicara utama, Menteri Luar Negeri (menlu) RI Hassan Wirajuda, Dubes Lebanon untuk Indonesia Hassan Muslimani, Dubes Yordania HE.Maher Lukasa dan Dubes Palestina Fariz N.Mahdewi serta pengamat dari Malaysia dan Jepang.

Sedangkan peserta yang hadir dalam dialog itu adalah rektor-rektor PTN dan PTS di Jatim, Ormas-ormas Islam dan LSM. (dar)


Terkait