Warta

NU DIY Diharapkan Kembangkan Kemampuan Keulamaan dan Kecendekiawanan

Senin, 6 Februari 2012 | 16:04 WIB

Jakarta, NU Online
Ketua PBNU H Slamet Effendy Yusuf mengharapkan agar NU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selalu terus mengembangkan kemampuan keulamaan dan kecendekiawanan serta tonggak bagi tetap dipertahankannya idealisme ditengah pragmatisme yang meluas.

Hal ini disampaikan dalam acara pelantikan PWNU DIY, Ahad, 5 Februari 2012 di  gedung serba guna UIN Yogyakarta. Dilantik sebagai Rais Syuriyah KH Azhari Azka dan Ketua Tanfidziyah Prof Dr Rahmad Wahab MA Med.<>

“Dengan demikian, marwah, dari para ulama, bisa dipertahankan dalam posisi yang tinggi. Jangan sampai terjebak dalam pragmatisme materialisme yang akan meruntuhkan kewibawaannya, muruahnya sebagai uswah dalam kehidupan bersama,” katanya.

Tugas lain yang harus dikerjakan oleh NU DKI, kata Slamet, melaksanakan program-program konkrit seperti mendirikan lembaga pendidikan, pelayanan kesehatan, pengembangan SDM, dan lainnya.

Ia juga menyampaikan pesan tentang pentingnya orang NU untuk menanggapi masalah actual dalam masyarakat seperti masalah perburuhan dan masalah Syiah yang merupakan masalah kebangsaan dan kemasyarakatan dengan sudut pandangan sikap kemasyarakatan NU.

Dalam mensikapi segala hal, mantan ketua umum GP Ansor ini menegaskan, orang NU harus lebih dewasa dari orang lain dengan mengedepankan mutawassith seperti dalam soal perbedaan dalam pemahaman agama Islam.

“Orang NU tidak boleh terlalu cepat mengecap orang lain sesat, bid’ah atau kafir, apalagi dalam memahami masalah Islam, orang NU tidak boleh menganggap Islam hanya di desanya, atau di Indonesia, tapi dari sudut pandang yang mendunia,” jelasnya.

Dengan sikap yang tidak apriori ini, orang NU bisa mengembangkan model pesaudaraan yang sudah ditetapkan oleh orang NU, yang meliputi ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim, ukhuwah wathoniyah (persaudaraan antar bangsa, ukhuwan insaniyah (persaudaraan kemanusiaan).

Hadir dalam acara tersebut Katib Aam PBNU KH Malik Madani, Ketua MUI DIY Thoha Abdurrahman, dan M Maksum Mahfudz, ketua PWNU DIY sebelumnya.

 

Penulis: Mukafi Niam


Terkait