Daerah

54 Pesantren dari 10 Kabupaten/Kota Meriahkan Hari Santri di Banjar Kalsel

NU Online  ·  Jumat, 23 Oktober 2026 | 11:30 WIB

54 Pesantren dari 10 Kabupaten/Kota Meriahkan Hari Santri di Banjar Kalsel

Ketua Panitia, Reni Deniyati menyampaikan sambutan dalam pembukaan Hari Santri, Kamis (22/10/2026) di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Ratu Zalecha, Martapura. (LTN NU Banjar)

Banjar, NU Online

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banjar rangkaian Peringatan Hari Santri 2026 tingkat Kalimantan Selatan pada Kamis (22/10/2026) di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Ratu Zalecha, Martapura Kalimantan Selatan.

 

Ketua Panitia, Reni Deniyati, mengatakan kegiatan ini diikuti 54 pondok pesantren dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan dengan mengusung tema Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri.

 

“Tema inilah yang diwujudkan hari ini. Kekuatan santri bukan dilihat dari jumlahnya saja, tetapi dari kekompakan dan kebersamaannya,” ungkapnya.

 

Ia mengatakan, kehadiran puluhan pesantren tersebut menjadi bukti semangat santri dalam mempererat persatuan dan pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.

 

“Kehadiran 54 pesantren dari 10 kabupaten/kota ini adalah bukti nyata bahwa semangat santri itu menyatukan. Meskipun berbeda daerah dan pesantren, mereka memiliki satu niat, yaitu mengabdi untuk agama, bangsa, dan negara,” katanya.

 

Lebih lanjut, Reni mengatakan Peringatan Hari Santri 2026 dimeriahkan dengan sembilan cabang perlombaan, yakni Musabaqah Tilawatil Qur'an, Musabaqah Qiraatul Kutub, Musabaqah Khattil Qur'an, Festival Habsyi, menulis esai, Kirab Santri, stan pondok pesantren, muhadarah, dan video profil pondok pesantren.

 

Selain perlombaan, kegiatan ini juga diisi dengan bahtsul masail yang diselenggarakan Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU Banjar bersama puluhan santri dari berbagai pesantren se-Kalimantan Selatan. Kegiatan lainnya meliputi pemeriksaan kesehatan gratis oleh Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Banjar dan instansi terkait, serta bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

 

Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Banjar, Muhammad Jauhari, mengatakan tema ​​​​​​Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri mengandung pesan penting bahwa santri harus tetap berpegang teguh pada tradisi keilmuan, akhlak, adab kepada guru, dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, sekaligus mampu menjawab tantangan zaman.

 

“Santri bukan sekadar orang yang belajar agama di pesantren. Santri adalah generasi pembelajar yang dibentuk untuk mengintegrasikan ilmu, akhlak, kemandirian, dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

 

Menurutnya, santri harus mampu membaca kitab sekaligus memahami perkembangan zaman. Santri juga harus kuat dalam tradisi, tetapi tetap terbuka terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.

 

“Kita tidak boleh melupakan sejarah. Ulama dan santri memiliki peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama pada 22 Oktober 1945 menjadi salah satu tonggak yang membangkitkan semangat umat untuk mempertahankan kemerdekaan,” katanya.

 

Ia mengatakan, jika dahulu santri berjuang menghadapi penjajahan, kini mereka harus berjuang melawan kebodohan, kemiskinan, ketertinggalan, intoleransi, dan berbagai persoalan sosial.

 

“Karena itu, kita berharap santri Kabupaten Banjar menjadi generasi yang alim, berakhlak, cerdas, mandiri, menguasai teknologi, serta mampu berkontribusi dalam pendidikan, ekonomi, dakwah, dan pembangunan daerah,” ujarnya.

 

Jauhari mengatakan, Martapura memiliki tradisi keislaman dan keilmuan yang kuat. Tradisi tersebut merupakan modal besar untuk melahirkan generasi unggul dan menjadikan pesantren sebagai mitra strategis dalam pembangunan Kabupaten Banjar.

 

“Kita berharap pemerintah daerah, pesantren, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat kerja sama dalam meningkatkan mutu pendidikan, kesejahteraan santri, dan kemandirian pesantren,” katanya.

 

Sebelum pembukaan acara pada sore hari, rangkaian Peringatan Hari Santri 2026 tingkat Kalimantan Selatan diawali dengan apel pagi di halaman Kantor Bupati Banjar, Martapura.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang