Jepara, NU Online
SMK Walisongo Pecangaan, Jepara, menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) khusus peserta didik kelas X.<>
Kegiatan diikuti ratusan siswa kelas X dari semua jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Kriya Tekstil (KT) di tempatkan di 2 pesantren, Darul Qur’an asuhan KH Fahrurozi dan Mathlaun Nasyiin di bawah asuhan KH Muwassaun Niam dan dilaksanakan sejak 17 Februari-4 Maret mendatang.
Kepala sekolah, Sutarwi Samsul Maarif yang diwakili ketua panitia H Adib Khoiruzzaman mengatakan, kegiatan bertujuan untuk pembentukan karakter siswa kelas X. Karenanya selama kegiatan mereka memperoleh materi berupa achievement motivation training (AMT), kedisiplinan, ubudiyah, shalat, mudarasah alqur’an dan pengajian kitab kuning.
“Mulai pukul 03.45 WIB siswa sudah melaksanakan aktivitas dan diakhiri pukul 22.00 WIB. Pukul 06.30-13.00 WIB melaksanakan KBM. Melalui kegiatan ini InsyaAllah akan terbentuk siswa berjiwa santri,” papar Gus Adib sapaan akrabnya.
Selama kegiatan masih menurutnya ada peraturan yang mesti ditaati selain menaati tata tertib sekolah dan pondok, siswa dilarang membawa HP, laptop dan sepeda motor maupun barang-barang berharga. “Larangan-larangan itu kami berikan untuk kekhusyukan siswa mengikuti Sanlat,” sambungnya.
Meskipun cukup singkat lewat kegiatan pembentukan karakter tersebut Adib mengharapkan siswa bisa mengamalkan ilmu yang didapat dari pesantren selama di SMK, kuliah maupun kelak saat bermasyarakat.
“Harapan kami, kegiatan yang sangat singkat ini bermanfaat untuk pribadi peserta didik keluarga maupun masyarakat umum,” pungkasnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Syaiful Mustaqim
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
3
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
4
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
5
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua