Probolinggo, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kraksaan menggelar pertemuan rutin sekaligus turun ke bawah (turba) melalui Forum Daiyah Fatayat (Fordaf). Ahad (7/4) kemarin kegiatan dilaksanakan di Kantor MWCNU Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo.<>
Kegiatan diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari pengurus PAC Fatayat Se Cabang Kraksaan dan pengurus Ranting Muslimat NU dan Fatayat NU se Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Paiton.
Fordaf ini diawali dengan pembacaan Qur’an juz ‘Amma dan Asmaul Husna yang dipimpin oleh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Paiton Hj. Misnati Romli.
Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut juga ditampilkan seni hadrah Ar-Rahman yang dibawakan oleh santri puteri Pondok Pesantren Miftahul Khoir Desa Alas Tengah Kecamatan Paiton dan penampilan Tari Islami dari santri TPQ Paiton
Hadir dalam kegiatan tersebut Pembina PC Muslimat NU Kraksaan Hj. Qurratul Aini, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Khoir Syarifah Luluk Ba’ali dan Syarifah Qomar Al-Habsy, Ketua PC Muslimat NU Kraksaan, Hj. Zulfa Badri dan Ketua PC Fatayat NU Kraksaan Lathifah Wafi.
Ketua PC Fatayat NU Kraksaan Lathifah Wafi mengungkapkan, kegiatan Fordaf ini diadakan tiap bulan dengan turba ke tiap-tiap PAC dengan tujuan untuk menyerap aspirasi pengurus dan warga Nahdliyin hingga tingkat paling bawah.
Dalam tiap-tiap pertemuan Fordaf, bukan hanya diisi tahlil, istighasah, membaca Al-Quran saja, tetapi juga diisi dengan kajian-kajian Ahlussunnah wal Jamaah yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut juga diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Ihyaussunnah Desa Sentong Kecamatan Krejengan Dauhatul Iman.Â
Redaktur   : A Khoirul Anam
Kontributor : Syamsul Akbar
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
5
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
6
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
Terkini
Lihat Semua