Haul ke-61 KH Abdul Ghofur Digelar Pekan Ini
NU Online · Senin, 1 September 2014 | 02:01 WIB
Blitar, NU Online
Serangkaian kegiatan akan digelar panitia Haul Akbar ke-61 KH Abdul Ghofur, Pendiri Pondok Pesantren Mambaul Hikam Mantenan, Udanawu, Kabupaten Blitar.<>
Diantaranya “Malam Bersholawat “ yang akan dihadiri sekitar 5.000 anggota Ishari ( Ikatan Seni Hadrah Indonesia) se-Jawa Timur. Acara akan berlangsung pada hari Ahad malam Senin 7 September 2014.
“Malam bersholawat akan kami jadikan pamungkas acara haul,’’ ujar KH Diya’uddin Azam-zami, pengasuh pesantren Mambaul Hikam kepada NU Online, Senin (1/9) tadi pagi.
Menurut Gus Diyak, panggilan akrab kiai muda itu, sebelumnya akan digelar Istimaul Qur’an. Acara ini akan dilaksanakan pada hari Jum’at pagi 5 September 2014 dan pada hari Sabtu 6 September 2014 akan diselenggarakan tahlil akbar dan mauidhotul hasanah yang akan dihadiri oleh Habib Naufal Al’aydrus Bin Muhammad dari Solo dan KH Harun Ismail, seorang da’i kondang dari Blitar.
“Biasanya acara ini dihadiri tidak kurang dari 15 ribu hadirin. Mereka dari para alumni, anggota thoriqoh dan para santri serta masyarakat,’’ ungkap Gus Diya’ yang kini juga menjabatsebagai Wakil Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Blitar ini.
Selain itu, lanjutnya pada Sabtu malam Ahad 6 September 2014 akan digelar Pembacaan Rotibul Hadad dan Sholawat bersama Habibdan Kiai. Rotib, akan dipimpin oleh Habib Husein Bin Abu Bakar Ba’abud (Kediri) dan Sholawat oleh Al- Habib Ja’far Bin Utsman Al-Jufri ( Malang). “Undangan yang kami kirim sekitar 5000 undangan.Insyaalloh banyak yang hadir,’’ terangnya.
Pesantren Mambaul Hikam Mantenan, saat ini telah memiliki sekitar 2000 santri. Baik pria maupun wanita. Mereka bersal dari daerah Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan Irian. Bahkan ada beberapa santri dari Maysia dan Brunei Darussalam.
Beberapa lembaga pendidikan dan jamiyah dilaksanakan oleh pesantren yang didirikan oleh Al-Maghfirullah KH Abdul Ghofur.Mulai MI, MTs, Aliyah, Jamiyah Thoriqoh Naqsabandiyah Cholidiyah dan Jamiyah Mughitsu Al-Mughits yang diasuh KH Moh. Sunhaji Nawal Karim, adik kandung KH Diya’uddin Azam-zami.
“Kami mohon doa restunya semoga dalam kami berhidmah memimpin pesantren ini ada barokah dan manfaatnya amien dan selalu mendapat ridho dari Alloh SWT,’’ katanya mengahiri pembicaraanya. (Imam Kusnin Ahmad/Anam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua