Jember, NU Online
Tak satu pun manusia di dunia ini yang tidak ingin bahagia hidupnya. Semuanya tentu ingin bahagia. Namun tidak sedikit orang yang mengejar kebahagiaan justru terperosok ke dalam jurang nestapa.
<>
Demikian dikemukakan Sekretaris Lembaga Nahdlatul Ulama (LDNU) Jember, Jawa Timur, M. Eksan saat memberikan ceramah di masjid milik Yayasan Pendidian Islam Sunan Drajat, Desa Sumuran, Ajung, Jember, Minggu malam (9/3).
Menurut Gus Eksan, banyak orang yang mengejar bahagia justru semakin jauh dari Allah. “Itu keliru besar. Kalau ingin bahagia, carilah ridlo Allah. Bekerja ya cari ridlo Allah. Berusaha juga cari ridlo Allah,” ucapnya.
Pangasuh pesantren Nuris 2, Mangli, Jember itu menambahkan, sejatinya kebahagiaan tidak terletak pada seberapa banyak materi yang dimiliki seseorang. Namun seberapa banyak materi itu bisa memberi manfaat bagi orang lain.
“Kalau harta kita bias dinikmati dan bermanfaat untuk orang lain, di situlah sebenarnya kebahagiaan karena hati akan diberi ketenangan oleh Allah,” jelasnya.
Gus Eksan menegaskan, banyaknya materi tidak menjadi ukuran bahagianya seseorang. Sebab, tak jarang orang yang materinya bejibun, justru dia galau luar biasa. Dikatakannya, materi itu penting tapi materi bukan segala-galanya.
“Banyak orang berduit, tapi hidupnya susah. Lari kemana-mana karena dikejar Kejaksaan. Wong hartanya dapat korupsi. Gimana hatinya bisa tenang kalau seperti itu. Jadi usaha atas ridlo Allah itu sangat berkaitan dengan ketenangan hati,” ungkapnya di hadapan 250-an jamaah Manaqib Syekh Abdul Qodir Jailani yang menenuhi masjid tersebut. (aryudi a. Razaq/abdullah alawi)
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
3
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
4
Gempa M7,7 di Mindanao Filipina, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng
5
Gelar Konfercab X, PCINU Australia-New Zealand Tegaskan Wajah Diaspora NU yang Inklusif dan Bermanfaat
6
Gempa M7,8 Guncang Filipina: 35 Orang Meninggal Dunia, Ribuan Bangunan Rusak
Terkini
Lihat Semua