IPPNU Kudus Putuskan Citra Ketergantungan
NU Online · Jumat, 1 Agustus 2014 | 11:03 WIB
Kudus, NU Online
Pengurus IPPNU Kudus sepakat untuk mengurangi kegiatan bersama dengan IPNU. Mereka menilai kebersamaan selama ini acap menimbulkan stigma ketergantungan pihak mereka. Padahal organisasi pelajar NU ini jelas dua badan otonom NU terpisah.
<>
Demikian disampaikan Ketua IPPNU Kudus Futuhal Hidayah kepada NU Online di sela-sela Halal Bihalal di rumah kediaman Alumni IPNU desa Padurenan kecamatan Gebog kabupaten Kudus, Kamis (31/7).
Kita sebagai pengurus IPPNU dan IPNU, ujar Futuhal Hidayah, tidak memiliki masalah. Namun IPPNU dalam kebersamaan itu sering kali diidentikkan sebagai organisasi yang terkesan tidak mandiri.
Menurut Futuhal, kebersamaan IPNU-IPPNU selama ini baik dari sisi program maupun pelaksanaannya tampak tidak bisa berdiri sendiri. Bahkan terkadang kader atau pengurus IPPNU dinilai kurang berdaya dan hanya mengikuti dari belakang dalam menjalankan organisasi.
“IPNU dan IPPNU itu memiliki peraturan dasar dan rumah tangga masing-masing. Jadi sudah seharusnya ke depan kita mandiri. Walau begitu, IPNU dan IPPNU ke depan tetap menjalin kerja sama program sesuai situasi dan kondisi,” kata Futuhal Hidayah yang diamanahkan dalam Konperensi IPPNU Kudus di Undaan, pertengahan Juni 2014 lalu.
Tekad “pisah ranjang” ini, terang Futuh, merupakan kesepakatan dua pihak pada acara orientasi pengurus harian IPNU dan IPPNU Kudus di pesantren Raudlatut Thalibin Bendan akhir Ramadhan
“Saya kira kader IPPNU siap untuk itu. Apalagi saat masih memegang amanah sebagai pengurus IPPNU Gebog, saya sudah mempraktikkan dalam melaksanakan program sendiri-sendiri,” tegasnya.
Ketua IPNU Kudus Joni Prabowo membenarkan adanya kesepakatan bersama. “Ya memang harus begitu, kita akan mengubah pelan-pelan,” ujar Joni kepada NU Online. (Qomarul Adib/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
2
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
6
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
Terkini
Lihat Semua