Sukoharjo, NU Online
Selama ini teori-teori dalam beragama, baik di sekolah maupun di majelis pengajian telah banyak dipelajari, tetapi kadang masih bingung dalam prakteknya.
<>
Hal tersebut disampaikan KH Khoirul Anwar dalam pengajian selapan Idaroh Syu’biyyah Jam’iyyah Ahlith Thoriqah Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (Jatman) Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah, Senin malam (11/2) di Masjid Al-Akbar Jetis Tawangsari Sukoharjo.
“Kita sudah mengetahui teori-teorinya, lalu prakteknya seperti apa?” tanya Kiai Anwar kepada jamaah.
Kemudian ia membacakan hadist tentang pertemuan Malaikat Jibril dan Nabi Muhammad saw yang sedang bersama para sahabat. Jibril kemudian menanyakan tentang iman, Islam dan ihsan. Sampai pada keterangan ihsan yang bermakna ketika tengah beribadah seolah-olah melihat Allah.
“Disinilah pentingnya bertariqah, berguru kepada salah seorang mursyid. Agar kita bisa merasakan kehadiran Allah,“ terang Mudir Jatman Sukoharjo tersebut.
Acara pembacaan ratibul hadad dan maulid simtudurar itu dihadiri beberapa unsur dari Aswaja di Sukoharjo diantaranya dari Majelis Al-Hidayah, Muslimat Thariqah, Jamuniro dan lain sebagainya.
“Ini menunjukkan persatuan unsur Aswaja,” kata Sekretaris Jatman Sukoharjo, Mukhlis Suranto.
Di akhir acara diumumkan agenda-agenda penting yang akan diselenggarakan diantaranya kegiatan Maulid Nabi di tempat Habib Luthfy Pekalongan dan Khatmil Quran di pesantren Almuayyad Solo. Kegiatan pengajian malam Selasa Pahing ini rutin diselenggarakan setiap 40 hari sekali, berkeliling ke desa-desa di daerah Sukoharjo.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Ajie Najmuddin
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
3
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
4
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
5
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua