Kader PMII di Kupang Diminta Melek Politik
NU Online · Ahad, 20 April 2014 | 00:02 WIB
Kupang, NU Online
Sekretaris Majelis Pembina Cabang (Mabicab) PMII Cabang Kupang, Samsudin Ridwan, M.Pd, mengatakan Kader PMII harus belajar politik, baik politik internal organisasi maupun politik praktis. <>
Sementara ini, belum ada kader atau alumni maupun senioritas PMII Cabang Kupang yang aktif di dunia politik praktis. Diharapkan ke depan kader PMII sudah siap dan mempunyai keterwakilan dalam dunia politik praktis, kata Ridwan, dalam pembukaan Masa Penerimaan Anggota Baru Komisariat KH.Hasyim Asy'ari PMII Cabang Kupang, Jumat (19/4).
Menurut Ridwan, sebagai organisasi gerakan, kader lahir dari PMII harus mampu memposisikan diri pada momen-momen politik. Walaupun saat ini alumni yang lahir dari PMII Cabang Kupang masih terhitung dengan jari.
“Ke depan menjadi harapan kita bersama, kader-kader yang memposisikan diri masuk dalam dunia politik harus belajar sejak dini agar bisa masuk dalam dunia politik praktis,” katanya. "Semua lini harus ada keterwakilan kader PMII," tambahnya.
Sekretaris PMII Cabang Kupang, Moh. Akbar, dalam sambutannya mengatakan, “Cita-cita kita bersama akan membersarkan PMII di NTT.” (Ajhar Jowe/Anam)
Terpopuler
1
Prof Ainun Na'im, Guru Besar Akuntansi yang Jadi Bendahara Umum PBNU
2
Innalillahi, Mustasyar PBNU Nyai Machfudhoh Aly Ubaid Wafat
3
Jejak Karier Mohammad Nuh: Dari Menteri hingga Katib Aam PBNU 2026-2031
4
Hari Santri 2026, PBNU Instruksikan Apel Serentak, Layanan Sosial, Ziarah Ulama, hingga Mujahadah Palestina
5
PBNU Terbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri 2026
6
Kelas Publik Dekolonisasi Bahas Cara Melepas Pengaruh Kolonial dalam Kehidupan
Terkini
Lihat Semua