Ketua GP Ansor Jabar Minta Polisi Serius Berantas Judi Daring
NU Online · Rabu, 15 Februari 2023 | 08:00 WIB
Muhammad Aiz Luthfi
Penulis
Bandung, NU Online
Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Barat, H Deni Ahmad Haidar, meminta pihak kepolisian agar serius dalam memberantas praktik perjudian. Terlebih judi daring (online) yang saat ini masih bertebaran di berbagai platform digital.
“Hukum judi, baik offline maupun online sudah jelas bahwa itu dilarang baik oleh hukum agama maupun negara,” ujar Deni kepada NU Online, Selasa (14/2/2023).
Menurut Deni, upaya pencegahan judi dari perspektif hukum agama sudah dilakukan oleh para ustadz, kiai, dan mubaligh dengan cara berdakwah, mengajak masyarakat untuk tidak melakukan judi karena hukumnya haram.
“Ustadz, kiai di mana-mana selalu menyerukan bahwa judi itu haram dan meminta masyarakat untuk meninggalkannya,” ungkapnya.
Baca Juga
Ciri Dasar Aplikasi berbasis Judi Online
Deni melanjutkan, dari perspektif hukum negara, pihak yang berwenang dan mempunyai legitimasi dalam memberantas perjudian tentunya adalah aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian.
“Maka, sudah seharusnya pihak kepolisian untuk responsif dengan cara memberantas praktik perjudian, baik offline, wabil khusus judi online, karena ini cukup meresahkan,” tegasnya.
Deni mengaku miris ketika mendengar informasi bahwa judi daring slot masih marak dilakukan oleh masyarakat. Menurut dia, pencegahan secara struktural oleh polisi dianggap cukup ampuh dalam memberantas judi daring ini.
“Ketika diberantas misalnya dengan cara memblokir aksesnya, tentu masyarakat yang biasa main judi online secara otomatis akan langsung berhenti main,” tuturnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan tentang bahaya judi, baik luring maupun daring. Menurut dia, judi bisa menimbulkan kecanduan. Karena secara psikologis, ketika menang akan merasa kurang dan ketika kalah akan merasa penasaran.
“Kalau sudah kecanduan ini akan berdampak pada hal lain. Misalnya, emosi tidak stabil, sulit berkonsentrasi, dan lain sebagainya,” imbuh Deni.
Ditambahkannya, judi hanya akan membuat rugi baik di dunia maupun akhirat. Untuk itu, ia mendorong masyarakat khususnya para pemuda untuk selalu melakukan hal positif. Misalnya dengan bekerja, mengabdi, dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Jangan pernah sekali-kali mencobanya. Tidak ada ceritanya orang sukses dari hasil judi. Karena yang sukses itu pasti bandarnya,” pungkas Deni.
Pewarta: Aiz Luthfi
Editor: Musthofa Asrori
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua