Daerah

Majelis Dzikir Rijalul Ansor Tegal Dikukuhkan

NU Online  ·  Selasa, 31 Januari 2012 | 02:54 WIB

Tegal, NU Online
Berbagai perubahan dan penataan organisasi terus dilakukan oleh jajaran pengurus GP Ansor Kabupaten Tegal. Salah satu yang dibentuk adalah Majelis Dzikir Rijalul Ansor, dengan langsung mengukuhkan pengurusnya, yang dimaksudkan untuk menghidupkan kembali tradisi ke-NU-an sekaligus menguatkan nilai-nilai keagamaan dikalangan anak muda NU.
<>
“Kita prinsipnya, ingin menghidupkan kembali tradisi berzikir dan bersholawat yang merupakan tradisi NU. Karenanya dengan pengkuhan pengurus Majelis dzikir tersebut, diharapkan ada nuansa baru yang dilakukan oleh ansor kedepan,” kata ketua GP Ansor Kabupaten Tegal, Muslih, setelah melakukan pengukuhan terhadap pengurus Majelis dzikir Rijalulul Ansor, kepada NU Online, Sabtu (21/1)

Dalam pengukuhan pengurus Majelis Rijalul Ansor yang di pimpin oleh ust Syarifudin tersebut dihadiri oleh ketua Pimpinan Pusat GP Ansor Nusron Wahid, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor, jabir Al faruki, Pengurus GP Ansor Kabupaten Tegal, Pemalang, Brebes dan Kota Tegal, serta pengurus PAC GP Ansor se kabupaten Tegal.

Menurut Muslih, Majelis Dzikir akan dilakukan di tingkat Kabupaten secara rutin setiap satu bulan sekali, tepatnya tanggal 5, yang dilanjutkan dengan pertemuam konsolidasi oleh pengurus cabang.

“Majelis Dzikir ini akan dikembangkan ke seluruh PAC sampai ketingkat ranting, sesuai dengan harapan dari pimpinan pusat untuk memperkuat tradisi NU dan mengurangi faham wahabi yang sekarang ini sudah banyak yang masuk ke desa-desa,” ungkapnya.

Karenanya, lanjut Muslih, pihaknya berharap kepada penurus Majelis ini, mampu melakukan kegiatan sesuai dengan yang sudah di programkan.

Sementara, ketua Majelis Rijalul Ansor, mengatakan, bersama pngurus yang lain, pihaknya akan melakukan kegiatan semaksimal mungkin sesuai dengan yangmenajdi tujuan dibentuknya Majelis tersebut. Selain dibentuk dan dikerjakan sampai ketingkatrainting, dirinya juga menginginkan adanya pembacaan dzkir bersama yang dilakukan pada saat melakukan kegiatan-kegiatan, khususnya kegiatan Ansor.

“Paling tidak di setiap kegiatan, kita mengwali untuk membiasakan diri membaca bacaan sesuai dengan yang dimiliki Majelis dzikir ini,” ungkapnya.

 


Redaktur    : Mukafi Niam
Kontributor: Abdul Muiz 

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang