Solo, NU Online
Bertepatan dengan peringatan haul KH Umar Abdul Mannan, beberapa akhir bulan lalu (30/7), Pondok Pesantren Al Muayyad menerbitkan Majalah Serambi Al Muayyad (MSA) edisi terbaru.<>
Menurut salah satu redakturnya, Miftahul Abrori, penerbitan kali ini juga untuk menyambut tahun ajaran baru di Pesantren Al Muayyad.
“Serambi terbit setahun 2 kali, dan memang diagendakan terbit saat acara besar pesantren yaitu Khataman Al Qur'an dan Haul Mbah Umar,” terangnya.
Miftah menjelaskan pada edisi ke 4 ini, MSA dicetak 1.000 eksemplar. “Untuk usaha penerbitan, MSA melibatkan santri yang tergabung dalam IPMA (Ikatan Pelajar Madrasah Al Muayyad), didukung alumni yang tergabung dalam KAMAL Pusat dan juga komunitas Thariqat Sastra Sapu jagad,” imbuhnya.
Tujuan dibuatnya MSA ini didasari atas penerbitan majalah di lingkup Al-Muayyad yang seringkali terbit secara tidak istiqamah. Majalah terbit dengan nama yang berbeda dari tahun ke tahun seiring bergantinya pengurus IPMA dan bahkan yang sangat disesalkan kadang majalah tak masuk program kerja. “IPMA Pusat periode 2011/2012 yang kali pertama punya inisiatif membuat majalah,” ungkapnya.
Nama Serambi kemudian dipilih dengan mengambil filosofi, serambi sebagai tempat yang suci dan tak terpisahkan dari bagian masjid. Di tempat itu pula santri bisa mengaji, bersantai, bercengkerama dengan teman.
“Itu juga yang ingin diserap dalam MSA. MSA ingin menjadi wadah mengaji, bersilaturahim dengan santri, pengurus, guru dan sesepuh serta masyarakat luas,” kata Miftah yang sehari-hari aktif di Waserda Al Muayyad itu.
Melalui MSA, dia ingin menggali kreatifitas santri dalam bidang sastra dan jurnalistik, yang sudah diawali oleh komunitas Thariqat Sastra Sapu Jagad, sejak 2007. MSA diharapkan mendapat bacaan yang menarik bagi santri, sekaligus menjadi media untuk mengembangkan potensi mereka. “Selama ini santri sangat jarang memiliki kecenderungan membaca dan menulis,” ungkapnya.
Alumni Pesantren Al Muayyad ini juga berharap dari penerbitan Serambi, memberikan manfaat kepada banyak pihak. Diantaranya kepada alumni dan orang tua santri, MSA mencoba memberikan berita kegiatan pesantren, untuk tetap menjalin silaturahim kepada mereka.
“Harapan lain, melalui media MSA ini, kami ingin ikut mempromosikan pesantren kepada masyarakat luas,” pungkasnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Ajie Najmuddin
Terpopuler
1
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
2
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
3
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
4
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
5
Sosialisasi Hasil Muktamar ke-35, PBNU Ubah Lembaga Wakaf Jadi Lembaga Aset dan Wakaf
6
Kemenag Buka Pelatihan Moderasi Beragama 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Terkini
Lihat Semua