Pengurus Baru NU Probolinggo Didominasi Generasi Muda
NU Online · Senin, 18 Maret 2013 | 00:17 WIB
Probolinggo, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo beserta segenap lembaga dan lajnahnya didominasi oleh generasi muda yang profesional di bidang masing-masing. Kaum muda memiliki semangat yang tinggi dan lebih fresh.<>
“Kami sengaja lebih memprioritaskan generasi muda untuk menjadi pengurus NU. Yang jelas mereka lebih mampu dan mau membangun NU Kota Probolinggo menuju arah yang lebih baik,” kata Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Probolinggo H Maksum Subani ketika dikonfirmasi NU Online, Ahad (17/3).
Apabila tidak ada aral melintang, pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo baru akan dilaksanakan pada 6 April mendatang. Rencananya, pengurus ini nantinya akan dilantik secara resmi oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Timur KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah.
Menurut Maksum Subani, pelantikan pengurus NU ini akan dilakukan secara bersamaan dengan pelantikan pengurus Lembaga dan Lajnah PCNU Kota Probolinggo.
Selain melakukan penyusunan kepengurusan organisasi, Maksum mengaku telah merancang program-program NU ke depan demi kemaslahatan warga Nahdliyin di Kota Probolinggo. Demi mendukung terlaksananya program tersebut, pihaknya berharap agar program dari segenap lembaga dan lajnah bisa selaras dan seimbang sehingga ada persamaan persepsi demi kemajuan NU di Kota Probolinggo.
“Mudah-mudahan dengan adanya pengurus baru yang banyak didominasi oleh generasi muda saya berharap nantinya dapat menjalankan amanat program organisasi dengan baik. Sehingga PCNU Kota Probolinggo lima tahun ke depan bisa sesuai dengan harapan segenap warga Nahdliyin Kota Probolinggo,” harapnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor : Syamsul Akbar
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
6
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
Terkini
Lihat Semua