Probolinggo, NU Online
Memilih pemimpin jelas berbeda dengan memilih baju untuk dipakai saat Lebaran nanti. Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Probolinggo Ahmad Hudri terkait pemilihan calon walikota dab wakil walikota Probolinggo di musim lebaran nanti.<>
Katanya, pemilih harus benar-benar melihat kapasitas pemimpin yang akan memimpin Kota Probolinggo lima tahun ke depan. Menurutnya, sosok pemimpin harus berani berkata tidak pada setiap bentuk kemaksiatan.
“Prinsipnya, pemimpin yang baik akan mewujudkan masyarakat yang baik. Begitu pula sebaliknya. Kami melihatnya dari sudut pandang kami sebagai ormas (organisasi kemasyarakatan) Islam. Intinya harus berkata tidak pada maksiat, termasuk pada korupsi,” katanya kepada NU Online, Kamis (18/7).
Dengan bersikap seperti itu, maka pemimpin itu layak disebut berpihak pada kepentingan masyarakat dan umat. Termasuk indikator seorang pemimpin yang harus bisa menjadi pelayan umat. “Pemimpin harus yang melayani, bukan minta dilayani. Apalagi pemimpin yang minta dihormati,” jelasnya.
Di samping itu, momentum pemilukada yang digelar berdekatan dengan Ramadhan ini menurut Hudri harus direnungi bersama. Sehingga, mampu melahirkan pemimpin yang memiliki kapasitas yang mumpuni. Mulai dari agama sampai pemerintahan.
Maklum, selama ini sistem politik hanya melahirkan pemimpin politik yang kemudian ketika sudah jadi lupa pada umatnya. “Mudah-mudahan wali kota terpilih bukan karena terpilih dengan suara terbanyak saja, tetapi juga karena kedekatannya pada Allah SWT dan kemampuannya,” pungkasnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor : Syamsul Akbar
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua