Pekalongan, NU Online
Upaya perbaikan lingkungan yang dilakukan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pekalongan melalui kelompok peduli lingkungan di lokasi-lokasi yang menurut teknis sulit dilakukan, kini mulai menampakkan hasilnya.
<>
Beberapa wilayah yang menjadi langganan rob (air laut pasang-red) di kawasan dekat pantai oleh masyarakat sekitar dirasa sulit untuk menanam tanaman hortikultura karena setiap air terkena air air, oleh kelompok NU peduli lingkungan di coba ditanami berbagai macam jenis sayuran dengan cara menanam di pot pot atau ember bekas.
Dengan menggunakan teknis khusus, sayuran sayuran yang menjadi kebutuhan hidup sehari hari kini dapat tumbuh dengan suburnya dan sebagian sudah bisa dipanen untuk dimasak.
Aktifis NU peduli lingkungan Kota Pekalongan Hermawan kepada NU Online mengatakan, upaya perbaikan ekosistem di kawasan rob sudah dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu dan hasilnya cukup menggembirakan.
Dikatakan, langkah awal yang dilakukan ialah dengan menebar bibit nutrisi untuk menghidupkan plankton plankton di sungai yang terkena limbah batik. Selanjutnya, penebaran di tempat tempat kawasan rob dan diuji coba dengan membuat kolam ikan dan hasilnya jauh lebih baik dibanding dengan pemberian makanan ikan. dan kini yang sedang dilakukan penebaran nutrisi di kawasan Kelurahan Degayu.
Menurut Wawan panggilan akrabnya, kerusakan lingkungan baik oleh faktor alam maupun ulah manusia, jika kita memang serius untuk memperbaikinya, sesungguhnya bukan persoalan yang sulit. Bahkan yang oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Tehnologi (BPPT) dianggap tidak mungkin, oleh NU peduli lingkungan bisa dilakukan.
Gerakan peduli lingkungan yang dilakukan oleh aktifis NU Kota Pekalongan mendapat perhatian dari Prof Dr Maksum Mahfudh, guru besar Sosial Ekonomi Industri Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang juga Ketua PBNU yang saat melakukan kunjungan ke Kota Pekalongan beberapa waktu yang lalu menyempatkan melihat secara langsung karya nyata anak anak muda NU.
Langkah nyata yang dilakukan NU Kota Pekalongan menurut Prof Maksum hendaknya bisa menjadi virus yang dahsyat, khususnya bagi kawasan pantai, sehingga perbaikan lingkungan bukan lagi menjadi slogan yang selama ini sering didengungkan oleh berbagai pihak. Akan tetapi upaya kongkrit sebagai yang telah dilakukan oleh PCNU Kota Pekalongan seharusnya bisa ditiru oleh siapapun.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Abdul Muiz P
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua