RMI Jateng Sampaikan Usulan Pengembangan Pesantren untuk Tim Transisi
NU Online · Rabu, 24 September 2014 | 09:24 WIB
Semarang, NU Online
Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin memberikan sejumlah poin kepada tim transisi Jokowi. Kiai yang lazim disapa Gus Rozin ini, memberikan pertimbangan kepada pemerintah baru perihal kebijakan yang berkenaan dengan pengembangan dan pemberdayaan pesantren ke depan.
<>
Awalnya rumah transisi melalui telepon meminta RMI untuk membuat sejumlah masukan pasca pelaksanaan Musabaqah Qiroatul Kutub di Jambi.
"Saya hanya bisa membuat draft pointers yang cukup singkat ini, tentu jauh dari komprehensif dan kompleks," kata Gus Rozin, Selasa (23/9).
Bertempat di kantor RMI Jateng, Gus Rozin mengumpulkan koordinator seluruh departemen untuk mempertajam dan menambahi pointers yang akan didiskusikan dengan tim transisi nanti.
Poin penting dalam usulan itu secara garis besar antara lain mendorong keberpihakan negara secara kongkret terhadap pesantren baik melalui berbagai hal, terutama perundang-undangan.
Gus Rozin menambahkan, sekitar sepekan lalu kami dan kawan-kawan yang lain diminta untuk mempresentasikan poin-poin yang telah kami kirimkan pada rumah transisi.
"Sekitar lima belas lembaga lain juga diminta untuk mengirimkan masukan," imbuh Gus Rozin. Tidak hanya RMI saja yang dimintai pendapat untuk berdiskusi dengan tim transisi, ada lembaga lain yang ikut memberikan sumbangsih demi kemajuan pesantren. (M Zulfa/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
5
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua