Bandung, NU Online
Ribuan Mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) turut mengaspirasikan perjuangan kaum tani yang saat ini dilanda krisis lahan, pada peringatan Hari Tani Nasional, di Gedung Sate, Gasibu, Kota Bandung, Selasa (24/9) kemarin.<>
Farjri Idatul Akbar, aktivis PMII Bandung kepada NU Online mengatakan, Jawa Barat mempunyai lahan pertanian yang cukup luas dan tersebar di 24 kabupaten dan kota. Namun dari tahun ke tahun petaninya semakin berkurang, sebab lahan pertanian mereka direbut oleh para pengusaha.
“Petani seolah-olah diadudombakan, padahal mereka hanya ingin mengelola lahan dan hak mereka,” kata Fajri.
Para petani ingin supaya pemerintah memfasilitasi mereka. Pemerintah bertanggung jawab dalam memelihara kesejahteraan kaum tani.
“Saat ini kaum tani di Indonesia seperti dikerdilkan dalam memperoleh hak-hak mereka. Seperti dalam tragedi yang terjadi bulan lalu di Indramayu di mana lahan garapan yang seharusnya digarap oleh petani digusur paksa, tanpa adanya kesepakatan diantara petani dan pemerintah,” katanya.
Dalam orasi tersebut para aktivis PMII mendesak gubernur berperan aktif dalam menyelesaikan sengketa Agraria di Jawa Barat. Kedua menolak segala kebijakan yang tidak sejalan dengan Undang Undang Pokok Agraria no. 5 tahun 1960, dan ketiga mendesak pula segala intimidasi dan kekerasan serta kriminalitas terhadap kaum petani.
Aksi tersebut pun didukung oleh berbagai elemen masyarakat, seperti Serikat Tani Pasundan (STP), Walhi, PAM UNPAD dan organisasi-organisasi lain yang turut andil menyemarakan peringatan Hari Tani. (Bakti Habibie/Anam)
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
6
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
Terkini
Lihat Semua