Sekitar 70 orang jama’ah majlis ta’lim Shimtud Dluror berkumpul di masjid Jendral Sudirman, Sleman. Sambil lalu menunggu kedatangan Habib Alwi al-Habsyi dari Solo, terdengar pembacaan Shimtud Dluror sambil sesekali diiringi tabuhan rebana saat yang dibaca adalah bagian Dibaiyyah. <>
Selang 30 menit kemudian, penungguan para jama’ah yang terdiri dari masyarakat sekitar masjid dan mahasiswa berbagai universitas, akhirnya berujung juga. Habib Alwi yang sedari tadi ditunggu-tunggu akhirnya rawuh (datang, red.).
Pengajian pun akhirnya dimulai. Kitab yang dikaji adalah Risalah al-Mu’awanah karangan Imam Alwi al-Haddad. Lewat microphone, terdengar suara Habib Alwi memaparkan bab tentang manajemen waktu.
“Waktu yang kita miliki perlu dibagi untuk ibadah, belajar, keluarga, berwisata, dan lainnya. Bagilah waktu dengan baik sehingga tidak ada waktu yang dilewatkan kecuali dengan kebaikan,” papar Habib mengawali pengajian di pagi yang cerah itu belum lama ini.
Selanjutnya, ia juga menghimbau agar waktu yang ada tidak digunakan untuk mengejar dunia saja. Sebab, semakin dikejar, dunia akan semakin jauh. Dan harta atau dunia adalah alat yang dapat bermanfaat jika digunakan untuk kebaikan.
Selain itu, ia menegaskan bahwa waktu yang dimiliki oleh seseorang adalah umur seseorang itu sendiri. Dan umur adalah modal utama seseorang dalam melakukan apapun.
“Hidup itu ya hari ini. besok belum tentu. Yang kemarin sudah lewat. Makanya, waktumu yang paling jauh itu ya kemarin,” tandas Habib. (Nur Hasanatul Hafshaniyah/Red: Anam)
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua