Kairo, NU Online
Presiden Suriah Bashar al-Assad menegaskan dirinya tidak akan mundur dari sikap dan jabatannya meski tekanan dunia internasional semakin kencang.<>
Assad mengatakan hal tersebut dalam wawancaranya dengan kantor berita resmi Argentina Talma pada Ahad (19/5) kemarin, sebagaimana dilansir surat kabar berbahasa Arab Alquds (20/5).
"Saya tidak berniat untuk mengundurkan diri (dari kursi Presiden Suriah)," kata Assad.
Ditambahkan Assad, mengundurkan diri dari kursi kepresidenan Suriah--sebagaimana tuntutan dunia internasional--adalah bentuk pelarian diri yang pengecut.
Pada pemilu raya Suriah yang rencananya akan digelar tahun 2014 nanti, demikian Assad, biarlah kita lihat oleh mata kepala kita sikap rakyat Suriah. Biarlah mereka menentukan nasibnya di pemilu itu.
"Negara ini sekarang sedang berada dalam krisis. Ketika sebuah kapal berada di tengah badai, tentu kapten kapal tidak akan lari. Hal pertama yang harus dilakukannya adalah menghadapi badai itu, lalu mengembalikan kapal tersebut kepada tempat yang aman," kata Assad.
Penulis: Ahmad Ginanjar Sya’ban
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
4
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
5
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua