Mesir Lakukan Percobaan Pemakaian Terusan Suez Baru
NU Online · Ahad, 26 Juli 2015 | 21:08 WIB
Ismailia, NU Online
Mesir pada Sabtu (25/7) memulai operasi percobaan Terusan Suez Baru-nya dengan persinggahan tiga kapal raksasa, kurang dua pekan sebelum jalur air tersebut dibuka buat pelayaran internasional.
<>
"Ini adalah jalur pertama kapal besar melalui Terusan Suez Baru, yang mencerminkan keberhasilan proyek ini," kata Ahmed Abdel-Moneim, pejabat hubungan masyarakat Lembaga Terusan Suez, kepada Xinhua.
Ketiga kapal yang singgah di saluran air baru tersebut berasal dari Singapura, Luksemburg dan Bahrain, tambahnya.
Pada 6 Agustus tahun lalu, Presiden Mesir Abdel-Fattah As-Sisi memberi izin bagi proyek nasional Terusan Suez Baru, saluran air yang baru digali sepanjang 35 kilometer di sepanjang Tarusan Suez lama --dengan panjang 190 kilometer-- dan pendalaman beberapa bagian saluran asli.
As-Sisi memberi tenggat ketat satu-tahun bagi Terusan Suez Baru --akan akan dibuat bagi persinggahan kapal.
Tanggal 6 Agustus ditetapkan bagi upacara pembukaan terusan baru itu, yang direncanakan dihadiri para pejabat senior dari seluruh dunia, termasuk kepala negara.
"Peresmian akan dilakukan tepat pada waktunya sebab semua penggalian kering dan pekerjaan pengerukan sudah 100 persen selesai," kata pejabat tersebut, sebagaimana dikutip Xinhua di Jakarta, Ahad siang.
Terusan Suez Baru itu, yang berdampingan dengan Terusan Suez lama, diperkirakan akan membantu menghidupkan kembali ekonomi Mesir  yang sakit dengan meningkatkan penghasilan tahunan dari lalu-lintas kapal dari 5,3 miliar dolar AS pada 2015 jadi 13,3 miliar dolar sampai 2023, dan menarik penanaman modal asing serta menciptakan ribuan lapangan kerja.
Proyek penanaman modal masa depan di wilayah sekitar Terusan Suez juga diperkirakan akan menghasilkan miliaran dolar setiap tahun buat negeri. (Antara/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
5
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua