Polisi Tangkap Pembakar Masjid di California
NU Online · Selasa, 15 Desember 2015 | 21:01 WIB
Coachella, NU Online
Polisi menangkap pria berusia 23 tahun yang diduga menyalakan api di sebuah masjid di bagian selatan California dalam serangan kebencian yang terjadi setelah penembakan massal yang menewaskan 14 orang oleh pasangan Muslim di San Bernardino.
<>
Carl James Dial Jr ditangkap terkait dengan pembakaran di pintu masuk Islamic Society of the Coachella Valley pada Jumat (12/12) menurut Departemen Sheriff Riverside County.
Otoritas menyatakan kebakaran itu tidak menimbulkan korban luka, tapi menghanguskan bagian plesteran semen di bagian depan bangunan, membuat plester terkelupas dan serpihannya berserakan.
Pernyataan dari Departement Sheriff Riverside County yang memimpin penyelidikan pembakaran itu menyebutkan bahwa Dial (23) ditangkap di Palm Desert, satu komunitas dekat Coachella, dengan dugaan melakukan pembakaran, kejahatan kebencian dan perampokan.
Data daring penjara menunjukkan dia ditangkap pada Jumat malam dan ditahan di Indio Jail dengan jaminan 150.000 dolar AS.
Namun Departement Sheriff menolak memberikan rincian detilnya, termasuk apakah Dial termotivasi membakar masjid karena penembakan di San Bernardino.
Biro Investigasi Federal (FBI) ikut menyelidiki pembakaran di masjid itu sebagai kemungkinan pelanggaran hak sipil karena bias agama, kata juru bicara FBI Laura Eimiller.
Di halaman Facebooknya Dial membuat sejumlah referensi soal ISIS, seperti bahwa pada 31 Oktober dia menulis sedang melihat video eksekusi kelompok itu.
Dia juga melapisi foto profilnya dengan bendera Prancis seperti yang lain setelah serangkaian penembakan dan pengeboman yang menewaskan 13 orang di Paris bulan lalu.
Kebakaran yang diduga dilakukan Dial meningkatkan kekhawatiran akan reaksi anti-Islam setelah penembakan massal 2 Desember yang menewaskan 14 orang oleh warga Amerika Serikat Syed Rizwan Farook (28), dan istrinya yang lahir di Pakistan, Tashfeen Malik (29), saat pesta liburan di San Bernardino, sekitar 121 kilometer barat laut Coachella, demikian seperti dilansir kantor berita Reuters. (Antara/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
5
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
6
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
Terkini
Lihat Semua