Moskow, NU Online
Direktur Institut Orientologi Akademi Sains Nasional Armenia Ruben Safrastyan, dengan mengacu pada sifat program nuklir damai Iran, mengatakan tidak ada bukti mengenai upaya Teheran untuk membangun senjata nuklir.
<>
Dalam satu wawancara dengan situs Rusia Regnum pada Jumat, Safrastyan mengatakan bahwa tidak ada organisasi intelijen di dunia yang memiliki bukti yang menunjukkan bahwa Iran sedang membuat senjata nuklir.
Ia menambahkan bahwa informasi dari semua organisasi intelijen menunjukkan bahwa Iran belum mampu mencapai tingkat pengayaan uranium untuk memungkinkan membuat senjata nuklir.
Direktur Institut Orientologi Armenia melanjutkan bahwa Iran tidak melanggar program deklarasi nuklir damainya dan inspeksi dari para ahli Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) telah membuktikan kenyataan ini beberapa kali.
Analis Armenia mengatakan bahwa Iran belum membuat keputusan politik untuk membuat senjata nuklir, dan menambahkan bahwa mempertimbangkan upaya damai Iran di wilayah tersebut, mereka tidak akan membuat senjata atom.
Ia mengatakan bahwa ancaman-ancaman AS dan militer rezim Zionis dan propaganda media mengenai kemungkinan serangan militer terhadap Iran merupakan bagian dari perang psikologis terhadap Iran, dengan tujuan menciptakan ketidakpuasan dan kekhawatiran di kalangan rakyat Iran.
Redaktur : Hamzah Sahal
Sumber : Antara
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua