BSI dan BPKH Perlu Jelaskan Nasib Keuangan Calon Jamaah Haji
NU Online · Kamis, 18 Februari 2021 | 05:53 WIB
Alhafiz Kurniawan
Penulis
Jakarta, NU Online
Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj mengatakan, ada banyak aspek yang mesti dijabarkan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) setelah tiga bank syariah melakukan merger di awal tahun 2021.
Ia menyarankan kedua pihak ini menjelaskan kebijakan ini dengan bahasa yang mudah dan sederhana mengingat kondisi banyak calon jamaah haji yang tinggal di pelosok dan berbagai penjuru Tanah Air terlebih kelompok lansia.
“BSI dan BPKH harus menyampaikan apakah calon jamaah haji perlu mengganti buku tabungan haji dari bank yang lama ke BSI yang sekarang mereka simpan, atau tetap bisa menggunakan buku yang lama?” kata Mustolih kepada NU Online, Rabu (17/2) siang.
Ia menambahkan, bagaimana juga dengan kode dan ekses akun virtual (virtual account), apakah turut berubah? Bagaimana dengan keberlangsungan akad wakalah yang telah disepakati melalui bank terdahulu, perlukah ada pemutakhiran?
Lalu, kata Mustolih, bagaimana dengan saldo bagi hasilnya. Apakah ada potongan atau biaya tertentu yang harus ditanggung calon jamaah setelah adanya merger bank yang dibebankan kepada calon jamaah? bagi calon jamaah haji yang dalam waktu dekat akan berangkat bagaimana mekanisme dan serta tata cara pelunasannya?
“Penjelasan yang tidak jauh berbeda tentu juga perlu disampaikan kepada kelompok calon jamaah dan penyelenggara ibadah haji khusus,” kata Mustolih.
Menurutnya, hal-hal teknis semacam itu sudah seharusnya dijelaskan kepada mereka agar tidak menimbulkan kebingungan karena merupakan bentuk tanggung jawab publik dan profesionalitas baik BSI maupun BPKH.
Pewarta: Alhafiz Kurniawan
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua