Jakarta, NU Online
Data hisab hasil perhitungan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) jelang Jumadal Akhirah 1448 H pada Senin, 29 Jumadal Ula 1448 H menunjukkan hilal masih di bawah ufuk. Perhitungan ini dilakukan berdasarkan perhitungan metode ilmu falak (sistem hisab) jama’i atau tahqiqy tadqiky ashri kontemporer khas Nahdlatul Ulama.
Data hisab itu dilakukan untuk hari Senin Kliwon, 29 Jumadal Ula 1448 H yang bertepatan dengan tanggal 9 November 2026 M pada titik Gedung PBNU Jl Kramat Raya Jakarta Pusat dengan koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT.
Hilal akhir Jumadal Ula 1448 H atau bertepatan dengan Senin Kliwon, 9 November 2026 M adalah -00 derajat 55 menit 59 detik, sedangkan letak Matahari terbenam 17 derajat 07 menit 19 detik selatan titik barat. Sementara ijtima (konjungsi) terjadi pada Senin Kliwon, 9 NOvember 2026 pukul 14:00:06 WIB.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga merilis data perhitungan hilal 1 Jumadal Akhirah 1448 H dalam Informasi Prakiraan Hilal Saat Matahari Terbenam Tanggal 9 dan 10 November 2026 M (Penentu Awal Bulan Jumadil Akhir 1448 H).
Dalam informasi itu, dijelaskan bahwa konjungsi terjadi pada hari Senin, 9 November 2026 M, pukul 07.01.55 UT atau Senin, 9 November 2026 M, pukul 14.01.55 WIB atau Senin, 9 November 2026 M, pukul 15.01.55 WITA atau Senin, 9 November 2026 M, pukul 16.01.55 WIT, yaitu saat nilai bujur ekliptika
Matahari dan Bulan tepat sama 238.2 derajat.
Di wilayah Indonesia, pada tanggal 9 November 2026, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.27.36 WIT di Jayapura, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.19.20 WIB di Calang, Aceh. Sementara pada tanggal 10 November 2026, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.27.45 WIT di Jayapura, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.19.20 WIB di Calang, Aceh.
Adapun ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 9 November 2026, berkisar antara -2.01 derajat di Melonguane, Sulawesi Utara sampai dengan -0.14 derajat di Parigi, Jawa Barat. Sementara ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 10 November 2026, berkisar antara 8.18 derajat di Melonguane, Sulawesi Utara sampai dengan 10.53 derajat di Parigi, Jawa Barat.
Sementara itu, besaran elongasi geosentris di Indonesia saat Matahari terbenam pada 9 November 2026, berkisar antara 4.99 derajat di Jayapura, Papua sampai dengan 5.36 derajat di Calang, Aceh. Sementara elongasi geosentris di Indonesia saat Matahari terbenam pada 10 November 2026, berkisar antara 12.96 derajat di Jayapura, Papua sampai dengan 14.2 derajat di Calang, Aceh.
Data BMKG juga menunjukkan umur Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 9 November 2026, berkisar antara 1.43 jam di Jayapura, Papua sampai dengan 4.29 jam di Calang, Aceh. Sedangkan umur Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 10 November 2026, berkisar antara 25.43 jam di Jayapura, Papua sampai dengan 28.29 jam di Calang, Aceh.
Adapun peta lama hilal di atas ufuk di Indonesia saat Matahari terbenam pada pada 9 November 2026, berkisar antara -7.4 menit di Melonguane, Sulawesi Utara sampai dengan 0.43 menit di Parigi, Jawa Barat. Lag di Indonesia saat Matahari terbenam pada 10 November 2026, berkisar antara 40.87 menit di Melonguane, Sulawesi Utara sampai dengan 51.9 menit di Baa, Nusa Tenggara Timur.
Data di atas menunjukkan hilal masih berada di bawah ufuk. Artinya, hilal belum memenuhi kriteria imkanur rukyah, atau masuk dalam kategori sebaliknya, istihalur rukyah, tidak mungkin dapat terukyat. Karenanya, awal bulan Jumadal Akhirah 1448 H akan bertepatan dengan Rabu Pahing, 11 November 2026.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Mencari Rezeki dengan Jujur, Meraih Berkah dalam Hidup
2
Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Dibuka
3
Khutbah Jumat: Menjaga Lisan dan Jari dari Fitnah di Media Sosial
4
Refly Harun Sebut Ijazah Jokowi yang Ditunjukkan di Sidang Berbeda dengan Dokumen di Polda
5
PBNU Matangkan Materi Kaderisasi, Targetkan Pengkaderan Lebih Singkat dan Efektif
6
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Kepedulian Kepada Sesama di Tengah Kesulitan
Terkini
Lihat Semua