Kudus, NU Online
Rais 'Am Idaroh Aliyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (Jatman) Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya mengajak umat Islam untuk merapatkan barisan dalam rangka untuk mencegah upaya memecah belah bangsa.<>
“Rapatkan barisan! Jangan memberikan celah kepada orang yang ingin memecah belah umat Islam maupun umat beragama,”tegasnya dalam puncak acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Kanzus Sholawat Angudi Barokahe Gusti (ABG) cabang Kudus, Rabu malam (27/2).
Habib menandaskan Indonesia akan hancur manakala umat sudah menjauh dari rasa cinta dan kepercayaan kepada bangsa, TNI/Polri serta hasil karya anak negeri.
“Umat harus rangkulan yang erat, jangan sampai ada pulau yang memisahkan dari Indonesia,” ajaknya kepada jamaah yang memadati halaman Gedung Kanzus Sholawat desa Undaan Lor Kudus ini.
Habib Luthfi juga mengatakan kadar keimanan seseorang diukur dari rasa cinta kepada Rasulullah SAW.
“Tetapi oknum manusia ada yang ingin menghancurkan bangsanya dengan berupaya menjauhkan umat dari kecintaan kepada Nabi,” katanya menyesalkan.
Peringatan Maulid Nabi, tegas Habib, merupakan bagian terbesar dari ikhitar belajar mengucapkan terima kasih kepada Rasulullah yang telah mendidik dan mengayomi umatnya
“Ucapan terima kasih tidak bisa diukur dengan bentuk materi melainkan dengan rasa cinta kepada Kanjeng Nabi,” tandasnya.
Pengajian umum malam itu merupakan puncak acara peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan Kanzus Sholawat Cabang Kudus sejak 20 februari lalu. Ribuan masyarakat Kudus dan daerah sekitarnya membanjiri halaman gedung dan sepanjang jalan Undaan Lor.
Meski hujan deras, jamaah yang hadir tak bergeming dari tempat duduk. Usai acara, jamaah disuguhi nasi kibuli sebanyak 4.500 nampan. Setiap nampan, dinikmati 4-5 orang.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor : Qomarul Adib
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
3
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
4
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
5
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua