Jakarta, NU Online
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Radio NU bulan Ramadhan ini kembali menyiarkan secara langsung pengajian bersama para kiai NU dari sejumlah daerah. Para peselancar dunia maya dapat menikmati pengajian tersebut dari mana saja dengan mengklik radio.nu.or.id.
<>
Radio berbasis internet ini merilis rangkaian jadwal siaran, antara lain, pengajian bersama Pejabat Rais Aam PBNU KH A Mustofa Bisri (Gus Mus) dari Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang, Jawa Tengah. Gus Mus mengasuh kitab Riyadlus Shalihin.
āNgaji bareng Gus Mus disiarkan setiap hari bakda tarawih sekitar pukul 21.00 WIB,ā kata Manajer Radio NU Mustiko Dwipoyono di Jakarta, Selasa (1/7).
Selain beliau, lanjutnya, Radio NU juga menyiarkan secara langsung pengajian dari Pesantren Salafiyah Syafiāiyah Sukoharjo, Situbondo, Jawa Timur, asuhan KH Afifuddin Muhajir. Katib Syuirah PBNU ini mengajar kitab al-Minahus Saniyah setiap bakda shalat Ashar.
Sementara selepas shubuh, pengajian online akan rutin diisi materi dari kitab Risalatul Muāawanah yang diampu KH YusufĀ Chudlori (Gus Yus) dari Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Magelang, Jateng.
Mustiko menjelaskan, pengajian bersama Gus Mus direncanakan akan berlangsung hingga 22 Ramadhan, KH Afifuddin Muhajir sampai 15 Ramadhan, sementara Gus Yus hingga 20 Ramadhan.
Pengajian Riyadlus Shalihin yang disiarkan radio rintisan NU Online tersebut merupakan salah satu dari empat momen pengajian yang diasuh Gus Mus. Sepanjang bulan suci ini, Gus Mus juga membacakan tiga kitab lainnya yang tak tersiarkan, yakni Burdah Al-Bushiry selepas sembahyang Subuh, Idhatun Nasyi'in sehabis shalat Dhuhur, dan Kimiyaus Saāadah menjelang berbuka puasa. (Mahbib Khoiron)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar: Muktamar Ke-35 Jadi Pelajaran NU untuk Berani Keluar dari Kebiasaan
2
Khutbah Jumat: Hati Merasa Jauh dari Allah, Apa yang Harus Dilakukan?
3
Khutbah Istisqa: Saat Kekeringan Melanda Saatnya Muhasabah dan Berbenah Diri
4
Khutbah Jumat: Musim Kemarau dan Anjuran Hemat Air dalam Islam
5
Hukum Mengambil Air Masjid untuk Kebutuhan Warga Saat Kekeringan, Bolehkah?
6
Membaca Ulang Fiqih Pajak: Agenda yang Tersisa dari Muktamar Ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua