Ini Empat Pesan Gus Kautsar untuk Wali Kota Depok
NU Online · Jumat, 6 November 2026 | 06:00 WIB
Rais Syuriyah PBNU KH Abdurrahman al-Kautsar menyampaikan tausiyah pada Puncak Peringatan Hari Santri di Depok Open Space, Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (5/11/2026) malam. (Foto: NU Online/Aji)
Achmad Risky Arwani Maulidi
Kontributor
Depok, NU Online
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, KH Abdurrahman al-Kautsar (Gus Kautsar), menyampaikan empat hal yang perlu dipenuhi Wali Kota Depok Supian Suri jika ingin mewujudkan Kota Depok yang lebih baik. Keempat hal tersebut meliputi kepemimpinan yang adil, keteladanan ulama, perhatian terhadap pendidikan, serta penerapan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.
Hal pertama yang disoroti Gus Kautsar adalah kehadiran pemimpin yang berpegang teguh pada prinsip keadilan. Selain itu, ia menekankan pentingnya keberadaan ulama yang memiliki integritas dalam membimbing masyarakat.
"Yang pertama itu imam yang tidak zalim, yang kedua para ulamanya lurus," ujarnya saat menyampaikan tausiyah dalam acara Puncak Peringatan Hari Santri 2026 di Depok Open Space (DOS), Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (5/11/2026).
Ia menjelaskan bahwa kualitas kepemimpinan berkaitan erat dengan kualitas bimbingan moral dari para ulama. Rais Syuriyah bidang Dakwah Digital itu kemudian mengutip kaidah yang menjelaskan keterkaitan antara kondisi rakyat, pemimpin, dan ulama.
Menurutnya, kerusakan kehidupan masyarakat dapat bermula dari persoalan moral yang berkembang di lingkungan kepemimpinan maupun kalangan ulama.
Hal ketiga yang disoroti Gus Kautsar adalah perhatian terhadap pendidikan. Ia mengatakan bahwa masa depan suatu bangsa atau daerah turut ditentukan oleh kesungguhan orang tua dalam membentuk generasi yang memiliki karakter keagamaan sekaligus kemampuan akademik.
"Yang ketiga, semua orang tua yang ada di Depok ini berpikir bagaimana anak-anaknya jauh dari kemaksiatan dan juga harus pinter secara akademik dan agama," katanya.
Menurutnya, pendidikan harus menjadi perhatian bersama antara masyarakat dan pemerintah. Kesadaran untuk mengutamakan pendidikan, kata dia, menjadi salah satu penopang kemajuan Kota Depok.
Adapun hal keempat berkaitan dengan penerapan nilai-nilai agama dan kesopanan dalam kehidupan sosial. Gus Kautsar menilai, upaya mewujudkan lingkungan masyarakat yang baik perlu disertai kesadaran untuk menjaga batasan-batasan yang diajarkan agama.
"Yang keempat, kalau ingin bangsa ini baik, Depok ini baik, minimal wanita-wanita yang ada di Depok itu tidak mengumbar auratnya ke sana dan ke mari," pungkasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Depok Supian Suri memohon doa agar dirinya bersama jajaran pemerintah daerah dan DPRD senantiasa diberi kelancaran dalam mengemban amanah serta menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Mohon doanya, Gus, bahwa kami di Depok terus berikhtiar melayani masyarakat Kota Depok. Mudah-mudahan saya beserta jajaran pemerintah dan DPRD selamat dalam menjalankan amanah ini,” harapnya.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk membangun sinergi dengan para kiai, guru, dan ustadz dalam menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut tidak hanya diarahkan pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga pada penyiapan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Kami insyaallah bersama para kiai, para guru, para ustadz punya semangat yang sama, yakni bagaimana kita memberikan kebaikan-kebaikan, juga melahirkan generasi-generasi hebat buat masa depan bangsa yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Terpopuler
1
Digugat ke MK, Pemohon Sebut Masyarakat Dipaksa Menyetujui Program KDKMP
2
Khutbah Jumat: 3 Pesan Rasulullah untuk Meraih Keselamatan Hidup
3
Innalillahi, Penyusun Syair Asmaul Husna KH Amjad Al Hafidz Wafat
4
Eks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
5
Kemenhaj Buka Lowongan Maganghub bagi Lulusan S1, Pendaftaran hingga 4 November
6
Perjuangan dan Dedikasi Nyai Shinta Nuriyah: Dari Sahur Bersama hingga Kesetaraan Gender
Terkini
Lihat Semua