IPNU-IPPNU DIY Berikan “Award” untuk Cabang Terbaik
NU Online · Selasa, 11 Maret 2014 | 01:30 WIB
Yogyakarta, NU Online
Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) DI Yogyakarta memiliki cara berbeda dalam memacu kemajuan organisasi di bawahnya. Salah satunya dengan menggelar “Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Awards”.
<>
Kegiatan yang digelar di kantor Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Ahad (9/3) malam itu merupakan rangkaian dari peringatan hari lahir IPNU ke-60 dan IPPNU ke-59. Penghargaan diberikan setelah prosesi pemotongan tumpeng dengan 5 kategori untuk pimpinan cabang (PC) dan 4 kategori untuk pimpinan anak cabang (PAC) IPNU-IPPNU di DIY.
Mar’atus Sholichah, salah seorang pengurus Pimpinan Wilayah IPPNU DIY, mengatakan, PC IPNU-IPPNU Awards merupakan sebuah acara yang digagas untuk memberikan motivasi pimpinan cabang dan pimpinan anak cabang agar bekerja semakin giat.
“Semoga PC IPNU-IPPNU Awards menjadi motivasi bagi kita semua agar semakin maju, maju, dan maju,” kata pembaca nominator pada perhelatan ini.
Para penerima penghargaan ini antara lain PC IPNU-IPPNU Gunung Kidul untuk kategori cabang terdisiplin, PC IPNU-IPPNU Sleman (kategori pemilik anak cabang terbanyak), PC IPNU-IPPNU Bantul (kategori cabang paling tertib administrasi), PC IPNU-IPPNU Kulonprogo (kategori cabang terhijau), dan PC IPNU-IPPNU Kota Yogyakarta (kategori pemilik kader terbanyak).
Sementara itu, 4 kategori untuk Anak Cabang IPNU-IPPNU di antaranya adalah sebagai berikut: kategori PAC terbaik di Kabupaten Bantul diraih oleh PAC Pleret; kategori PAC terbaik di Kabupaten Sleman dimenangkan PAC Turi; kategori PAC terbaik di Kabupaten Kulonprogo diraih PAC Lendah; dan terakhir, kategori PAC terbaik di Kabupaten Gunung Kidul di menangkan PAC Semin. (Nur Rokhim/Mahbib)
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua