Kang Said: Kebudayaan, Jantung Pertahanan Islam
NU Online · Senin, 15 Oktober 2012 | 03:11 WIB
Jakarta, NU Online
Keberlangsungan agama Islam tidak bisa dilepaskan dari aspek kebudayaan. Keberhasilan penyebaran Islam di Indonesia berhutang besar pada cara-cara ulama sebagai motor kebudayaan mempertahankan nilai-nilai Islam.<>
“Kebudayaan yang dilestarikan para ulama ini menjadikan agama Islam terus berdenyut,” kata KH Said Aqil Siroj, Ketum PBNU dalam rapat koordinasi dengan PWNU se-Indonesia, di aula lantai delapan Gedung PBNU, jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10) petang.
Model pendidikan para ulama mengabadikan nilai Islam, tambah Kang Said. Lewat tulisan, pengajaran, dan pengamalan, ajaran Islam sanggup bertahan berabad lamanya. Cara semacam ini menempatkan Islam dikonsumsi tanpa terikat waktu dan tempat.
Kang Said tidak mengenyampingkan peran politik dalam perkembangan Islam. Dinasti Bani Umayah, Bani Abbasiyah, Bani Fatimiyah, Buwaih, dan lainnya, juga berperan bagi kemajuan agama Islam. Keberadaan misalnya Baitul Hikmah sebagai lembaga penelitian Islam, tutur Kang Said, juga membuktikan peran politik.
Namun sumbangsih politik bagi perkembangan Islam belum seberapa dibandingkan dengan kekuatan kebudayaan. Dinasti-dinasti Islam, kerajaan asing sekalipun, yang pernah berkuasa di masyarakat Islam, boleh bertumbangan. Tetapi keruntuhan sebuah dinasti tidak menjadi ukuran kemunduran nilai-nilai Islam, imbuh Kang Said.
Kang Said menunjuk Imam Syafi’i dan Imam Bukhari sebagai contoh. Nama dan karya keduanya lebih abadi di benak umat Islam daripada Harun Arrasyid dan al-Makmun. Hal ini membuktikan bahwa para ulama lewat jalur kebudayaan memegang peran yang sangat barmakna.
Bayangkan, kata Kang Said. Tafsir Jalalain hingga kini dibaca oleh jutaan orang. Belum lagi karya-karya lainnya. Karya ulama itu hanya tulisannya yang mati. Semuanya bisa berbunyi dan hidup di tengah masyarakat muslim karena gerakan para ulama dan kaum kiai, tutup Kang Said.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Penulis : Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal Saat Ekonomi Sulit
2
Khutbah Jumat: Bahaya Dengki terhadap Keluarga dan Tetangga
3
Berikut Daftar Wakil Rais Aam PBNU Periode 2026-2031 Beserta Bidangnya
4
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Kepala BNPB, dan Pimpinan Badan Pengelola Gambut
5
Gus Ipul: Jangan Campuradukkan Muktamar NU dengan Persoalan Lain
6
Khutbah Jumat: Pentingnya Membantu Korban Kebakaran Hutan dan Lahan
Terkini
Lihat Semua