Keluwesan dan Keluasan NU, Modal Hadapi Perubahan Zaman
NU Online · Ahad, 31 Mei 2020 | 14:45 WIB
Hj Badriyah Fayumi, Pengasuh Pesantren Mahasina mengatakan berbagai tradisi dan ibadah berjamaah yang menjadi ciri khas NU masih tetap berjalan di masa pandemi seperti Istighotsah, Halal bi Halal, Tadarusan, sampai dengan Yasinan, dan sejenisnya menjadi kekuatan. (Foto: Dok Istimewa)
Muhammad Faizin
Kontributor
Prinsip Almuhafadzatu alal Qadimis Shalih wal Akhdu bil Jadidil Aslah (Memelihara hal lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik) menjadikan Nahdlatul Ulama memiliki daya kelenturan dalam menghadapi dinamika perubahan yang terjadi sepanjang zaman.
Editor: Kendi Setiawan
Terpopuler
1
PBNU Matangkan Materi Kaderisasi, Targetkan Pengkaderan Lebih Singkat dan Efektif
2
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Guru lan Tiyang Sepuh Kalih, Pahlawan Kita Sedaya
3
Ketum Pagar Nusa Nabil Haroen Turut Resmikan Russian Space di Masjid Istiqlal, Dorong Diplomasi Kebudayaan
4
Keutamaan dan Bacaan Dzikir Setelah Shalat Lima Waktu
5
YLBHI Desak Pemerintah Batasi Kewenangan Polri Usai Kasus Penyadapan Ilegal
6
Terima Kunjungan PP Fatayat NU, Gus Kikin: Perkuat Persatuan dan Kecintaan pada Organisasi
Terkini
Lihat Semua