KH Mutawakkil: Koperasi Lebih Dekat dengan Syariat Islam
NU Online Ā· Selasa, 11 September 2012 | 10:22 WIB
Surabaya, NU Online
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur membentuk induk koperasi bernama "Mabadiku Bintang Sembilan". Kata āmabadikuā merujuk pada prinsip-prinsip umat terbaik yang ada di dalam NU, sementara ābintang sembilanā merujuk pada wali songo dan sembilan bintang yang ada dalam lambang NU.<>
Induk Koperasi Mabadiku Bintang Sembilan diluncurkan bersamaan dengan halal bihalal dan seminar pra-Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2012 di Kantor PWNU Jatim Surabaya, Sabtu (8/9) kemarin.Ā
Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua Umum PBNU Dr H As'ad Said Ali, Rais Syuriyah PBNU PBNU KH Hasyim Muzadi, Rais Syuriah PWNU Jatim KH Miftachul Akhyar, Wagub Jatim H Saifullah Yusuf, beberapa kiai NU seperti KH Soleh Qosim, KH Bashori Alwi, KH Anwar Mansur, dan perwakilan PCNU serta banom NU se-Jatim.
Ketua PWNU Jatim, KH Hasan Mutawakkil Alallah dalam sambutannya menegaskan, peluncuran koperasi ini merupakan bagian dari upaya untuk mengentaskan kemiskinan. Dikatakannya, persoalan ekonomi bisa menjadi sebuah tragedi. āKemiskinan bisa menyebabkan kekufuran," katanya.Ā
Kemiskinan yang dialami sebagian besar warga nahdliyin harus diperangi. Untuk PWNU Jatim melakukan upaya pemberdayaan ekonomi warga nahdliyin melalui koperasi.Ā
Menurutnya koperasi sangat cocok untuk warga Nahdliyin. Koperasi adalah kumpulan orang, bukan kumpulan modal. "Dan NU ini adalah kumpulan orang sehingga cocok," kata katanya.Ā
Selain itu, koperasi menerapkan identitas ganda (double identity). Anggota koperasi bisa menjadi pemilik sekaligus pelanggan atau konsumen.
āKoperasi ini lebih dekat dengan syariat Islam, agar ekonomi tidak dulatan bainal aghniya (berputar-putar pada orang kaya, red).
Kiai Mutawakkil menambahkan, koperasi juga menjadi trend saat ini, bahkan di negara-negara maju. Di Amerika Serikat hampir 120 juta penduduknya sudah berkoperasi. Begitu juga di Prancis maupun Jepang, ungkapnya.
Ketua Koperasi Mabadiku Bintang Sembilan, Dr Ir Irnanda Laksanawan menjelaskan, dalam waktu dekat segera disosialisasikan kepada warga NU khususnya pada pondok pesantren yang tersebar di seluruh wilayah Jatim.
Pendaftaran bisa langsung melalui pengurus cabang atau wilayah maupun BRI Syariah. Keanggotaan Koperasi Mabadiku Bintang Sembilan ini khusus bagi warga NU, sehingga setiap orang yang mendaftar nantinya akan diverifikasi oleh pengurus NU setempat. "Kalau warga NU sudah mendaftar Insya Allah dalam 2 bulan sudah bisa beroperasi secara penuh," katanya.
Redaktur: A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
2
Warga NU Bekasi Raya Padati Kajian Qanun Asasi KH Hasyim Asy'ari
3
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
4
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
5
Menembus Pelosok Ende, Relawan NU Peduli Salurkan Bantuan untuk 168 KK yang Masih Bertahan di Tenda
6
Orang Meninggal Dapat Pesangon dan BPJS Ketenagakerjaan, Apakah Jadi Harta Warisan?
Terkini
Lihat Semua