Kiai Said: NU Mengedepankan Kebersamaan
NU Online Ā· Selasa, 25 Juni 2013 | 14:34 WIB
Jombang, NU Online
Bagi Nahdlatul Ulama, semangat menjadi manusia yang lebih baik Ā harus dalam bingkai jamaah. Dengan demikian, tidak akan ada kesenjangan antara komunitas yang mengakibatkan ketidakharmonisan.Ā
<>
KH Said Aqil Siroj menandaskan bahwa para pendiri NU telah mengajarkan makna penting kebersamaan dalam hidup. Ahlul jama'ah adalah umat Islam yang mengedepankan kebersamaan atau kejamaahan. Kebersamaan baik dalam soal kesejahteraan ekonomi, kebersamaan sosial dan kebersamaan dalam seluruh aspek kehidupan.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PBNU ini pada paparan tentang Ahlussunnah Wal Jamaah di depan para peserta Perkemahan Wirakarya Pramuka Maāarif NU Nasional atau Perwimanas di Pondok Pesantren Babussalam Kalibening Mojoagung Jombang (24/6).
Wawasan Aswaja ini disampaikan Kiai Said di halaman Masjid Pesantren Babussalam usai pembukaan Perwimanas.Ā
"Ahlul jamaah itu selama ini sudah dilakukan di NU,ā katanya. āPintar bersama-sama, tidak menganggap diri paling pintar, saleh bersama-sama tidak menganggap diri paling saleh. Sehat bersama, sejahtera bersama,ā lanjutnya.Ā
Lebih lanjut Kiai Said menuturkan, NU punya cara tersendiri untuk menjaga kebersamaan atau kejamaahan umat. Acara tahlil, dibaan, yasinan, hadrah dan lainnya adalah media yang tepat dalam menjaga keharmonisan dan kebersamaan umat.
Menurut Kiai Said, hal tersebut adalah salah satu yang membuktikan bahwa NU sebagai elemen bangsa Indonesia sangat menjunjung tinggi nilai toleransi, saling menghormati satu sama lain. NU mengidamkan Indonesia yang rukun dan sejahtera di bawah naungan Pancasila.Ā
"Adik-adik harus tahu, NU menjaga NKRI, Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sejak 15 tahun sebelum kemerdekaan. Yaitu tahun 1930 pada muktamar NU di Banjarmasin," tegas Kiai Said disambut gemuruh tepuk tangan peserta Perwimanas.
Redaktur Ā Ā Ā : Syaifullah Amin
Kontributor : Ā Syaifullah Ibnu NawawiĀ
Terpopuler
1
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
2
Warga NU Bekasi Raya Padati Kajian Qanun Asasi KH Hasyim Asy'ari
3
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
4
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
5
Menembus Pelosok Ende, Relawan NU Peduli Salurkan Bantuan untuk 168 KK yang Masih Bertahan di Tenda
6
Orang Meninggal Dapat Pesangon dan BPJS Ketenagakerjaan, Apakah Jadi Harta Warisan?
Terkini
Lihat Semua