LKS Lecehkan Gus Dur Juga Beredar di Gresik
NU Online Ā· Selasa, 11 Desember 2012 | 03:01 WIB
Gresik, NU Online
Selain di Jawa Barat, pelajaran sekolah yang melecehkan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) juga terdapat dalam Lembar Kerja Siswa (LKS) tingkat SMA di Gresik, Jawa Timur.<>
Dalam materi LKS kelas XII SMA terbitan CV Hayati Tumbuh Subur yang beralamtkan di Jalan Majapahit, Nayu Barat Nusukan Surakarta itu, di halaman 34-35 dikupas sejarah Kepemimpinan Gus Dur hingga jatuhnya Gusdur dari kursi kepresidenanĀ
Di LKS itu bertuliskan di antaranya āPuncak jatuhnya Gus Dur dari kursi kepresidenan di tandai oleh Skandal Brunai Gate dan Bulog Gate yang memyebabkan ia terlibat kasus korupsiā.
Bahkan, ada pertanyaan yang seolah Gus Dur terlibat korupsi itu diulangi lagi di halaman 40 yang menyajikan soal pilihan ganda atau multiple choice , disitui pada no 9 dan 15 disebutkan korupsi yang menimpa Abdurahman Wahid sehingga dipecat dari kursi kepresidenan yaituā¦Ā
Baru di bawahnya ada pilihan jawaban yang menyebutkan ; a. Pertamina Gate, b. Bulog Gate, c. Pelni Gate, d. Garuda Gate dan President Gate. Secara otomartis, banyak siswa menjawab Bulog Gate, karena dalam materinya memang kasus Bulogate yang dijelaskan LKS itu.Ā
Menanggapi soal siswa-siwi di Kota Santri itu Gerakan Pemuda Ansor meradang dengan temuan LKS tersebut. GP Ansor mendesak Dinas Pendidikan (Diknas) Gresik mencabut semua LKS (Lembar Kerja Siswa) Bidang Sejarah SMA/MA.Ā
āIni gerakan struktural yang melecehkan Gus Dur. Diknas harus mencabut dan meminta maaf. Bahkan, mem-black list penerbitnya,ā ujar Agus Junaidi, Sekretaris PC GP Ansor Gresik, Senin (10/12)Ā
Menurut Agus Junaidi, penyebutan dengan bahasa korupsi sangat melecehkan Gus Dur. Padahal Gus Dur bukan hanya dikenal sebagai presiden keempat, namun dikenal juga sebagai Bapak Bangsa. Gus Dur berperan dalam meletakkan paham pluralisme, hingga dia dijuluki juga Guru Bangsa.Ā
āKami meminta segera dicabut dan ditarik. Kalau tidak ditarik, kami akan mengerahkan kekuatan anggota Ansor dengan Banser-nya. Bila perlu semua kekuatan NU kami kerahkan mengepung Diknas Gresik,ā ancamnya.Ā
Agus melanjutkan, kata terebut informasinya ternyata di ulang dalam soal Ujian Akhir Semester (UAS) Gasal yang diujikan Senin (10/12) kemarin. Hal itu menandakan ada upaya struktural dan massif oleh kelompok-kelompok tertentu yang membunuh karakter kenegarawanan Gus Dur.Ā
āKalau pemahaman itu menjadi dasar pemahaman anak muda tentang sejarah, maka para generasi muda memahami Gus Dur adalah pelaku korupsi. Padahal Gus Dur sangat memerangi korupsi di Indonesia,ā lanjutnya.Ā
Ansor kembali menekankan, jika dalam 1Ć24 jam soal itu tidak segera ditarik, pihaknya akan melakukan aksi di Kantor Dinas Pendidikan. Sebab jika hal ini dibiarkan calon penerus bangsa ini tidak akan pernah menghormati para pahlawan di negeri ini.Ā
āKita memberi waktu 1Ć24 jam. Jika LKS tetap beredar kita akan lakukan demo ke Kantor Dinas Pendidikan. Jika perlu kita akan menemui bupati, karena pendidikan adalah bagian dari tanggungjawab pemerintah daerah,ā pungkasnya.Ā
Menaggapi hal itu Plt Kepala Dinas Pendidikan Gresik M Nadlif mengaku belum mengetahuinya. Hanya dia meminta perkara ini tidak menjadi polemik. āYa kasihan Gus Dur. Kami akan meminta sekolah tidak memakai LKS itu lagi,ā kata Nadlif.Ā
Redaktur: A. Khoirul Anam
Sumber Ā : Lensa Indonesia
Terpopuler
1
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
2
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
3
Khutbah Jumat: Hak atas Udara Bersih untuk Menjaga Kesehatan Pernapasan
4
Khutbah Jumat: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal Saat Ekonomi Sulit
5
BNPB Sebut 639 Hektare Lahan Masih Terbakar di Enam Provinsi
6
Kemenhaj Imbau Jamaah Umrah Indonesia Waspada, Pastikan Kesiapan Perjalanan
Terkini
Lihat Semua