LPBI NU Gelar Pelatihan PRB DAN PDRA di 8 Kab dI Jatim
NU Online · Jumat, 12 Oktober 2012 | 04:47 WIB
Jakarta, NU Online
Dalam rangka meningkatkan kapasitas instansi pemerintah Kabupaten, khususnya BPBD untuk mengurangi risiko bencana, LPBI NU menggelar pelatihan Pengurangan Risiko Bencana dan Participatory Disaster Risk Assessment (PRB-PDRA) untuk BPBD, SKPD, dan masyarakat di 8 (delapan) kabupaten di Jawa Timur (Bojonegoro, Lamongan, Mojokerto, PAsuruan, Malang, Lumajang, Tulungagung, dan Trenggalek). Â
<>
Upaya peningkatan kapasitas BPBD menjadi langkah strategis untuk dilakukan karena menurut UU 24/2007 BPBD mengemban tugas merumuskan dan menetapkan kebijakan penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi dengan bertindak cepat dan tepat, efektif dan efisien; serta mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, menyeluruh dan terpadu.
Pelatihan PRB dan PDRA dilaksanakan selama 5 (lima) hari di Kabupaten Bojonegoro, Mojokerto, Trenggalek, dan Lumajang. Pelaksanaan pelatihan PRB dan PDRA dilakukan dengan menggabungkan dua kabupaten dalam satu pelatihan. Masing-masing kabupaten mengirimkan 20 (duapuluh) delegasi  yang terdiri dari BPBD dan SKPD terkait, Pengurus Cabang LPBI NU, dan media cetak.
Sejalan dengan tujuannya, pelatihan PRB dan PDRA menyajikan materi-materi relevan dengan kebencanaan, yang terdiri atas Kebijakan Pemerintah dalam penanggulangan Bencana, Bencana, Perubahan Iklim dan Upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB), Â Kajian Analisis Bencana (Ancaman, Kerentanan, Kapasitas, dan Risiko Bencana) dan Tindakan PRB, dan Kajian Risiko Bencana Partisipatif (Participatory Disaster Risk Assessment atau PDRA). Â
Adapun narasumber yang hadir untuk berbagi pengetahuan dan ketrampilan dalam pelatihan PRB dan PDRA ini adalah Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR), BPBD Jawa Timur, PP LPBI-NU, dan Platform Nasional Pengurangan Risiko Bencana (Planas PRB).
Pada akhirnya, 160 orang peserta pelatihan PRB dan PDRA nantinya diharapkan memiliki kemampuan untuk menjelaskan upaya Pengurangan Risiko Bencana secara komprehensif; menyusun Kajian Analisis Bencana (Ancaman, Kerentanan, Kapasitas, dan Risiko Bencana); dan menyusun Kajian Pengurangan Risiko Bencana dengan Teknik PDRA (Participatory Disaster Risk Assessment) di wilayahnya masing-masing.
Redaktur: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
3
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
4
Terima Kunjungan Gus Yahya, Kiai Kafabih Lirboyo Sampaikan Pesantren Harus Turun Tangan agar NU Lebih Baik
5
Kumpul di Kediri, para Kiai Sepuh Ingatkan Muktamirin: Jaga Marwah Jamiyah, Hindari Tekanan dan Pertikaian
6
Khutbah Jumat: Bulan Maulid, Kembali Membaca Sirah Nabawiyah untuk Diteladani
Terkini
Lihat Semua