Meneladani Idealisme dan Disiplin Organisasi
NU Online · Ahad, 13 Mei 2012 | 23:23 WIB
Jombang, NU Online
Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang kembali akan menggelar acara Haul KH Bisri Syansuri yang ke-33 pada Senin malam, 21 Mei 2012 bertempat di kompleks halaman pesantren tersebut.<>
Puncak acara Haul diagendakan akan dihadiri Ketua Umum PBNU, Dr. KH. Said Aqil Siradj, beberapa penceramah dan wakil Gubernur Jawa Timur, H. Syaifullah Yusuf.
Beberapa rangkaian acara haul tahun ini antara lain lomba menghafal nadzam Imrithy, Alfiyah, dan Jauharul Maknun dan juga halaqah pemberdayaan ekonomi pada Kamis (17/05) yang akan mengundang dua menteri, Muhaimin Iskandar dan Helmy Faisal.
Ditemui NU Online pada Ahad (13/05) setelah menerima rombongan panitia olimpiade Aswaja se-Jawa Timur, Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif K.H. Abdussalam Shohib menyatakan bahwa memperingati haul Mbah Bisri bermaksud mengenang kembali manaqib (kisah perjuangan kebaikan) nya sebagai tokoh yang dikenal memegang teguh idealisme namun moderat.
"Mbah Bisri dikenal sebagai tokoh yang memiliki idealisme dalam memegang teguh prinsip politik dan hukum Islam, namun juga moderat," ujar Kiai yang dikenal sebagai aktivis Bahtsul Masail ini.
"Sikap moderat mbah Bisri ditunjukkan antara lain jika ada masyarakat yang menanyakan masalah hukum kepada beliau dan beliau memutuskan hukumnya, sebagai perbandingan beliau juga mempersilahkan masyarakat sowan ke Mbah Wahab untuk mendapatkan hukum alternatif yang dirasa luas."
Ditambahkan cucu pendiri NU ini, bahwa Nahdlatul Ulama hendaknya meneladani pula disiplin organisasi yang kerap dicontohkan Mbah Bisri.
"Beliau ini biasa berbeda pendapat dengan Rais Amm PBNU, KH. Wahab Hasbullah, tapi ketika telah menjadi keputusan organisasi maka beliau taat pada keputusan organisasi itu," ujarnya sembari mecontohkan perbedaan sikap antara Mbah Bisri dan Mbah Wahab dalam masalah DPR Gotong Royong pada 1960 pada zaman Soekarno.
"Disiplin organisasi ini yang semestinya dicontoh para aktivis NU," pungkasnya.
Redaktur : Sudarto Murtaufiq
Kontributor : Yusuf Muhammad
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
2
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
3
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
4
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
5
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
6
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
Terkini
Lihat Semua