Mutawakkil: Doa Diperlukan agar Otak Kiri-Kanan Maksimal
NU Online · Ahad, 7 April 2013 | 22:01 WIB
Surabaya, NU Online
Sukses pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tidak semata dari aspek jumlah kelulusan. Juga sangat ditentukan oleh kemudahan serta tidak ditemukannya praktik yang akan mencederai pelaksanaannya. Karena itu diperlukan tambahan wawasan serta spirit agar pelaksanaannya sesuai harapan.<>
Ribuan santri dan pelajar dari berbagai kota di Jawa Timur memadati Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Sabtu (6/4) kemarin. Mereka hadir dalam rangka berdoa demi suksesnya pelaksanaan UN tahun 2013.
Kegiatan ini diselenggarakan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Jawa Timur. “Acara ini sebagai media untuk mengauatkan mental dan spriritual pelajar dalam menghadapi UN tahun ini,” kata Imam Fadlli, Ketua PW IPNU Jatim.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari beberapa tokoh di Jawa Timur. Tampak hadir H Saifullah Yusuf (Wakil Gubernur Jatim), KH Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah (Ketua PWNU Jatim) dan segenap jajaran SKPD Pemprov Jatim, dan Muspida jatim, termasuk Kepala Kemenag Jatim M Sudjak, MUI Jatim, dan pejabat dari Kepolisian Daerah Jatim.
Kiai Mutawakkil dalam pesannya mengatakan, doa bersama dilakukan agar otak kiri dan otak kanan berfungsi maksimal. "Dengan meminta pertolongan kepada Allah, insyaallah ujian nasional yang kalian ikuti lancar," ucapnya.
Gus Ipul, sapaan Saifullah Yusuf, mengingatkan siswa peserta doa bersama agar jangan menggunakan cara yang tak lazim, seperti meminta pertolongan secara ghaib, agar bisa mengikuti ujian dengan nilai baik.
"Doa bersama yang sebaiknya harus dilakukan," ujar Gus Ipul.
Para santri dan siswa mengikuti doa secara khusus yang dipimpin langsung olah Gus Taufiq yang juga Ketua RMI (Rabithah Maahid Islamiyah) Jawa Timur.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 berakhir pukul 10.30 ini terlaksana berkat kerjasama PW IPNU Jatim, Diknas Pemprov Jatim, dan JTV.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Syaifullah
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
5
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
6
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
Terkini
Lihat Semua