Balikpapap, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Muslimat NU dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU Kota Balikpapan melakukan aksi damai mendesak penutupan tempat prostitusi di Lembah Harapan Baru (LHB) Km 17 Karang Joang Balikpapan.<>
Aksi dilakukan pada Senin (21/1) lalu dilakukan bersama dengan elemen yang lain seperti Lembaga Dakwah, Majelis Taklim, Dewan Masjid dan Pondok Pesantren se-Kota Balikpapan di bawah komando Majelis Ulama Indonesia (MUI) Balikpapan.
Massa yang berjumlah ribuan mulai berkumpul di halaman Masjid Agung At-Taqwa pada jam 9 pagi waktu setempat untuk mendengarkan orasi dari Ketua Umum MUI Balikpapan, KH Ahmad Syarwani Zuhri.
Selesai mendengarkan orasi dari pengasuh Pondok Pesantren Al-Islami Syaikh Muhammad Arsyad Al-Banjari tersebut, massa mulai bergerak menuju halaman Pemkot Balikpapan untuk mendesak Pemkot Balikpapan mengeluarkan SK penutupan lokalisasi prostitusi di Km 17.
Para ulama yang menemui Walikota Balikpapan akhirnya membuahkan hasil. Walikota Balikpapan, Bapak Rizal Effendi langsung mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penutupan. Walaupun, SK penutupan baru efektif pada tanggal 5 Juni 2013. Namun, sejak dikeluarkan SK penutupan komplek prostitusi Km 17 (Senin, 21/1/2013) tidak boleh ada lagi aktifitas prostitusi di komplek tersebut.
Massa mulai membubarkan diri dengan tertib sekitar jam 11. Sebagian mereka ada yang kembali ke Masjid Agung At-Taqwa Balikpapan untuk melakukan sujud syukur atas hasil yang telah dicapai.
Redaktur   : A. Khoirul Anam
Kontributor: Abdurohim
Terpopuler
1
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
2
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
3
Kemenhaj Imbau Jamaah Umrah Indonesia Waspada, Pastikan Kesiapan Perjalanan
4
Tahlil Hari Ketujuh Nyai Machfudhoh Aly Ubaid di Jakarta, Kiai Said Aqil Kenang Perjuangannya untuk NU
5
Hukum Pembersihan Sampah setelah Acara Keagamaan dan Kegiatan Umum Lainnya
6
BNPB Sebut 639 Hektare Lahan Masih Terbakar di Enam Provinsi
Terkini
Lihat Semua