Palembang, NU Online
Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan (Sulsel) meluncurkan Tabloid bernama "Ulya", di Gedung PWNU Sumsel Jalan Mayor Salim Batubara Palembang, Sabtu (15/4). Untuk sementara tabloid ini akan mengunjungi warga Nadhiyin Sumatera Selatan sebulan sekali.<>
Ketua PWNU Sumsel KH Abd Amri Siregar mengatakan, tabloid ini merupakan wadah bagi warga Nadhiyin untuk mengembangkan bakat tulis serta menjadi wahana pengembangan intelektual. Ia menambahkan, tabloid ini diharapkan tertib secara kontinu sebulan sekali. "Inilah media kita, jadi mohon dukungannya," katanya.
Pemimpin Umum Tabloid NU Sumsel H Hendra Zainuddin menuturkan, pada terbitan perdana ini, tabloid ini baru delapan halaman."Insya Allah, pada terbitan mendatang, akan dua belas halaman, kami memohon dukungannya," ujar Hendra, didampingi Pemimpin Redaksi Syamsul Hidayah.
Hendra mengatakan, nama Ulya diambil berdasarkan masukan dan saran dari Rois Syuriah PWNU Sumsel KH Muhammad Mudarris SM. Ulya sendiri berarti agung dan tinggi. Kepada semua warga Nadhiyin di Sumatera Selatan, Hendra berharap, dukungan dan kritik, dengan kemajuan tabloid ini. Tabloid Ulya didistribusikan ke seluruh cabang NU Sumatera Selatan.
Bagi masyarakat umum, bisa memerolehnya di Gedung NU Sumsel secara gratis. Pada terbitan perdana, Ulya membahas dinamika pesantren dalam hal mengatasi persoalan kebangsaan. "Untuk perdana ini, kita cetak 500 eksemplar," demikian Hendra.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor : Syamsul Hidayah
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
6
Gus Yusuf Maju sebagai Caketum PBNU, Klaim Tak Langgar AD-ART NU
Terkini
Lihat Semua