Pagar Nusa Siap Bantu Penuntasan Penyerangan LP
NU Online · Rabu, 27 Maret 2013 | 01:03 WIB
Jakarta, NU Online
Pimpinan Pusat Pencak Silat Pagar Nusa, salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama, menilai aksi penyerangan kelompok bersenjata di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas 2B Cebongan, Sleman, Yogyakarta, sebagai tindakan yang tidak menghormati supremasi hukum. Pagar Nusa siap memberikan bantuan untuk penuntasan pasca penyerangan tersebut. <>
Ketua Umum PP Pagar Nusa H Aizzudin Abdurrahman, mengatakan ke empat korban tewas akibat penyerangan di LP Cebongan, sejatinya sudah menjalani proses hukum atas perbuatannya melakukan pengeroyokan terhadap anggota Kopassus Sertu Santoso.Â
"Terlepas dari hukum kita yang selama ini hasilnya terkadang belum memuaskan, semua pihak harusnya menghormati proses hukum itu sendiri," tegas Aizzudin di Jakarta, Selasa (26/3/2013). Â
Gus Aiz, demikian Aizzudin disapa, menambahkan tindakan tidak menghormati proses hukum tersebut dikhawatirkan menimbulkan ketakutan bagi masyarakat. Untuk menghindari kondisi tersebut, aparatur negara diminta bisa bertindak bijak untuk menenangkan masyarakat.Â
"Kejadian di Cebongan eksesnya sangat luas, dan apabila ini dibiarkan bukan tidak mungkin masyarakat secara luas yang akan menjadi korbannya, masyarakat bisa semakin ketakutan. Kami dari Pagar Nusa mengimbau agar seluruh aparatur negara bisa menahan diri atas segala gejolak sosial di tengah masyarakat, sehingga tidak meresahkan," urai cucu pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari tersebut.Â
Untuk mengembalikan kondusifitas di tengah masyarakat, Gus Aiz juga meminta pelaku penyerangan segera ditangkap dan diproses hingga tuntas.Â
"Polisi dan TNI harus bersinergi dengan baik. Segera tuntaskan permasalahan ini, dengan tidak meninggalkan trauma bagi masyarakat," ujarnya.Â
Sementara untuk mengobati trauma yang dikabarkan menghinggapi sipir dan warga binaan di LP Cebongan, Pagar Nusa siap memberikan bantuannya. Pagar Nusa diakui oleh Gus Aiz memiliki kapabilitas di bidang tersebut.Â
"Pagar Nusa tidak hanya konsen di olah fisik dan kanuragan, tapi juga ketabiban. Jika memang dibutuhkan kami siap kirimkan tabib-tabib terbaik untuk menyembuhkan trauma, baik kepada sipir atau warga binaan di LP Cebongan," tuntas Gus Aiz.Â
LP Cebongan di Sleman diserang oleh belasan orang bersenjata, hingga menewaskan 4 tersangka kasus pengeroyokan titipan Polda DI Yogyakarta.Â
Muncul dugaan pelaku penyerangan adalah Kopassus yang melakukan aksi balas dendam atas kematian rekannya akibat dikeroyok 4 orang tersangka titipan Polda tersebut, meski hal ini sudah dibantah oleh Pangdam IV Diponegoro, Mayor Jenderal Hardiono Saroso.
Â
Redaktur: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
5
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
6
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
Terkini
Lihat Semua