Paparan Plastik dan Mikroplastik Berisiko Ganggu Tumbuh Kembang Anak
NU Online · Ahad, 27 September 2026 | 18:00 WIB
Dokter Spesialis Anak, dr Yuni Astria dan Dokter Spesialis Saraf, dr. Lulu Ayu Nuari dalam Talkshow Mikroplastik di Jakarta pada Sabtu (26/9/2026). (NU Online/Jannah)
Rikhul Jannah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Paparan bahan kimia yang terdapat pada plastik perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak terhadap kesehatan anak, terutama pada masa pertumbuhan dan perkembangan. Anak-anak memiliki risiko paparan yang lebih besar dibandingkan orang dewasa karena organ tubuh mereka masih berkembang dan kebutuhan asupan udara, makanan, serta air relatif lebih tinggi jika dihitung berdasarkan berat badan.
Hal tersebut disampaikan Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Karya Medika II Tambun Bekasi, dr Yuni Astria dalam Talkshow Mikroplastik di Jakarta pada Sabtu (26/9/2026).
Ia mengungkapkan bahwa sejumlah bahan kimia yang banyak ditemukan pada plastik maupun bahan industri dapat memengaruhi kesehatan sejak masa prenatal, postnatal, hingga pubertas anak.
“Anak usia dini sering memasukkan benda apa pun ke mulut, sehingga meningkatkan risiko paparan terhadap EDC (Endocrine Disrupting Chemicals) yang ada di lingkungan,” katanya.
Yuni menjelaskan, EDC merupakan bahan kimia pengganggu sistem endokrin atau hormon tubuh. Dalam materi tersebut disebutkan sejumlah bahan yang termasuk EDC, antara lain phthalate, bisphenol A (BPA), dan triclosan. Phthalate terutama digunakan sebagai plasticizer, yakni bahan yang ditambahkan ke plastik untuk meningkatkan fleksibilitas, transparansi, daya tahan, dan usia penggunaan.
“BPA ditemukan pada sejumlah produk plastik, seperti botol minuman, serta resin epoksi yang digunakan sebagai pelapis bagian dalam kaleng makanan dan minuman,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa terpaparnya mikroplastik dapat berdampak pada pubertas anak. Pubertas normal pada anak perempuan umumnya dimulai pada usia 8 hingga 13 tahun, sedangkan pada laki-laki dimulai pada usia 9 hingga 14 tahun.
“Salah satu dampak mikroplastik yang kita tidak sadari ke pada anak-anak adalah mereka dapat pubertas dini,” ujarnya.
Sementara itu, Dokter Spesialis Saraf Klinik Pintar dr Lulu Ayu Nuari menyampaikan bahwa mikroplastik yang dapat masuk ke tubuh melalui berbagai jalur. Jalur oral, yakni melalui makanan dan minuman yang tercemar, disebut sebagai jalur utama.
Ia menambahkan, Mikroplastik juga dapat masuk melalui inhalasi atau udara yang terkontaminasi serta melalui kontak kulit, termasuk dari kosmetik dan produk perawatan tubuh.
“Mikroplastik juga dapat masuk melalui inhalasi, yaitu ketika seseorang menghirup udara yang terkontaminasi. Kontak kulit juga menjadi salah satu jalur masuk mikroplastik, antara lain melalui kosmetik atau produk perawatan tubuh,” ucapnya.
Lulu menyampaikan bahwa mikroplastik dalam darah dapat menembus otak dan menyebabkan peradangan.
“Dalam jangka panjang, mikroplastik dapat menyebabkan peradangan pada otak dan dalam jangka waktu panjang dapat mengganggu fungsi otak,” ucapnya.
Upaya pencegahan
Yuni menyampaikan bahwa pencegahan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Orang tua dianjurkan memilih produk yang memiliki label bahan yang lebih aman, termasuk untuk alat makan MPASI, botol, dan produk perawatan bayi.
“Utamakan memilih produk sehari-hari yang berbahan aman dengan memperhatikan labelnya. Pastikan produk perawatan bayi aman dari kandungan triclosan, misalnya pada pasta gigi, sampo, sabun mandi, losion, dan krim,” tuturnya.
Ia mengatakan bahwa dalam menggunaan hand sanitizer dianjurkan sewajarnya dan memperhatikan gizi seimbang pada makanan anak.
“Untuk menghangatkan makanan atau minuman disarankan dengan wadah berbahan kaca, bukan plastik,” tegas Yuni.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Syukur Batin dan Syukur Lahir: Mengakui Nikmat dan Menggunakannya untuk Taat
2
Khutbah Jumat: Isi Hati dengan Maaf, Bukan dengan Dendam
3
Khutbah Jumat: 2 Sikap Hidup yang Menjadi Ladang Kebaikan
4
Ketua Umum PBNU Terima PP IPNU-IPPNU, Kongres November Diminta Respons Tantangan Era AI
5
Hasil Muktamar Ke-35 NU Segera Disosialisasikan ke PWNU dan PCNU
6
Khutbah Jumat: 3 Cara Menggunakan Harta yang Baik Menurut Imam Al-Ghazali
Terkini
Lihat Semua