Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj berharap agar berbagai kelompok masyarakat di Mesir yang sedang bersengketa melakukan dialog dalam penyelesaian masalah, tidak dengan menggunakan cara-cara kekerasan dan pemaksaan kehendak.<>
“Untuk menghindari kehancuran Mesir, semua pihak harus mau berdialog. Kami berharap lembaga-lembaga internasional seperti OKI, PBB, termasuk pemerintah Indonesia dapat memfasilitasi dialog ini,” katanya, di gedung PBNU, Senin (19/8).
Ia sangat menyesalkan penggunaan kekerasan oleh pihak militer Mesir dalam konflik politik tersebut. “Dalam perang pun, ada aturannya bagaimana berhadapan dengan musuh. Ini rakyat sendiri dan sama-sama Muslim kok saling bunuh-bunuhan,” tandasnya.
Kejadian tersebut menurutnya sangat memalukan. “Wajah Islam sebagai agama yang menjunjung tinggi peradaban tercoreng dengan kejadian seperti itu,” imbuhnya.
Apalagi, mengingat Mesir merupakan pusat kebudayaan Islam yang paling maju diantara negara-negara Muslim lainnya. Di situ terdapat Al Azhar yang selama beberapa abad telah mendidik dan melahirkan para ulama di seluruh dunia. Namun, faktanya, mereka sendiri tidak dapat menyelesaikan persoalan internal.
Di sisi lain, ia juga tidak setuju dengan cara-cara Ikhwanul Muslimin ketika memerintah yang ingin menguasai seluruh sektor kehidupan masyarakat. Dalam hidup berbangsa dan bernegara, harus mempertimbangkan aspirasi semua pihak. Hal ini menjadi bagian dari timbulnya konflik besar ini.
Ia juga menegaskan, dirinya tidak mendukung Mursi, sebagaimana dipelintir oleh sebuah website para pendukung salah satu kelompok yang bertikai di Mesir yang ada di Indonesia.
“Saya tidak mendukung salah satu kekuatan politik, tetapi lebih pada mendorong bagaimana penyelesaian masalah secara beradab, tidak dengan menonjolkan kekerasan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” tegasnya.
Penulis: Mukafi Niam
Terpopuler
1
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
2
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
6
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
Terkini
Lihat Semua