PBNU Desak Israel Bebaskan Aktivis Flotilla di Laut Internasional
NU Online Ā· Selasa, 19 Mei 2026 | 22:30 WIB
Jakarta, NU OnlineĀ
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)Ā mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditangkap di perairan internasional.
KetuaĀ PBNU, KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) mengatakanĀ bahwa penangkapan tersebut tidak dapat dibenarkan karena misi flotilla yang terdiri dari puluhan kapal itu bertujuan menyalurkan bantuan dan dukungan kemanusiaan bagi warga Gaza. Ā
āPertama adalah mengutuk keras intersepsi atau pencegatan perahu-perahu sumud ini atau global sumud flotilla yang sekarang menuju Gaza. Jumlahnya sekitar ada 52 kapal kalau tidak salah. Dan melibatkan 400-an aktivis dari berbagai negara, ada 40-an negara termasuk dari Indonesia,ā katanya kepada NU Online di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026).Ā
Gus Ulil menyampaikan bahwa pihaknya mengutuk keras tindakan intersepsi terhadap armada Global Sumud Flotilla yang tengah berlayar menuju Gaza.Ā
Ia menjelaskan, misi kemanusiaan tersebut terdiri dari sekitar 52 kapal dengan melibatkan lebih dari 400 aktivis dari 40-an negara, termasuk Indonesia, yang membawa pesan solidaritas internasional bagi rakyat Palestina. Ā
Gus Ulil menyebut, kapal-kapal Global Sumud Flotilla telah dicegat oleh Angkatan Laut Israel pada hari sebelumnya. Intersepsi tersebut dikutuk keras karena tujuan utama misi flotilla ini adalah menyalurkan bantuan dan dukungan kemanusiaan bagi warga Gaza. Ā
āIni bukan kapal-kapal yang membawa senjata. Ini kapal-kapal yang membawa bantuan kemanusiaan kepada warga Gaza dan sekaligus memberikan dukungan kepada warga Gaza,ā katanya.Ā
Ia menegaskan bahwa pemerintah Israel dituntut untuk segera melepaskan anggota Global Sumud Flotilla yang saat ini ditahan. Termasuk di antaranya terdapat warga Indonesia, sehingga pembebasan segera menjadi keharusan. Ā
āYang kedua, kami juga menuntut pemerintah Israel untuk segera melepaskan anggota global sumud flotilla yang sekarang ditangkap termasuk ada 9 warga Indonesia termasuk 2 wartawan kalau tidak salah dari Republika kita menuntut untuk segera dilepaskan,ā ungkapnya.Ā
Menurutnya, penangkapan Israel terhadap aktivis Global Sumud Flotilla tidak dapat dibenarkan karena dilakukan saat mereka masih berada di perairan internasional. Ā Ā
Lebih lanjut, Gus Ulil menegaskan bahwa pemerintah Indonesia didorong untuk membantu warga Indonesia yang saat ini ditahan dan melakukan segala upaya agar mereka segera dibebaskan. Ā
āYang ketiga, kami juga mendorong pemerintah Indonesia untuk ikut membantu warga Indonesia yang ditangkap saat ini atau ditahan dan dilakukan segala upaya untuk segera melepaskan mereka,ā pungkasnya.Ā
MelansirĀ Republika,Ā sembilan WNI yang berlayar ke Gaza, ada lima orang termasuk jurnalis yang telah ditahan oleh tentara zionis Israel di antaranya, yakni Bambang Noroyono; Thoudy Badai; Andre Prasetyo Nugroho; Rahendro Herubowo; dan Andi Angga.
Kontributor:Ā Ahmad Syafiq Sidqi
Terpopuler
1
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
2
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
3
Khutbah Jumat: Hak atas Udara Bersih untuk Menjaga Kesehatan Pernapasan
4
Khutbah Jumat: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal Saat Ekonomi Sulit
5
BNPB Sebut 639 Hektare Lahan Masih Terbakar di Enam Provinsi
6
Kemenhaj Imbau Jamaah Umrah Indonesia Waspada, Pastikan Kesiapan Perjalanan
Terkini
Lihat Semua