Karawang, NU Online
Dalam rangka meningkatkan mutu kader-kader Nahdlatul Ulama (NU) di semua lini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama terus melaksanakan kaderisasi. Salah satunya PBNU menyelenggarakan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU), yang kali ini sudah mencapai angkatan ketujuh. <>
Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama VII ini diikuti oleh 36 peserta perwakilan dari para Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dari lima pulau, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dari lima pulau dan Pengurus Pusat lembaga-lembaga Nahdlatul Ulama.
Pembukaan Pendidikan Kader Penggerak NU Angkatan VII dibuka oleh Wakil Ketua Umum PBNU Dr. KH As'ad Said Ali. Penyematan tanda peserta secara simbolis dilaksanakan oleh perwakilan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua Barat dan perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi.
Dalam sambutan pembukaannya As'ad menyatakan, kaderisasi adalah salah satu hal terpenting dalam proses pengembangan organisasi. Tanpa kaderisasi, organisasi bertumbuh dengan sendirinya tanpa adanya kepahaman yang sama tentang visi dan misi organisasi di antara para kader.
"Fungsi dari Jam'iyyah (organisasi) NU yang terpenting adalah melindungi jamaahnya. Bila Jam'iyyah tak mampu melindungi kesatuan dan cita-cita jamaahnya, maka organisasi telah kehilangan arti pentingnya," tutur As'ad.
Sementara itu Ketua Tim PKPNU KH Masyhuri Malik menandaskan, para kader yang dididik sebagai penggerak di PKPNU memiliki amanah yang besar untuk dapat menggerakkan organisasi di tiap level yang diwakilinya. Para kader yang dididik bertanggungjawab kepada kepengurusan yang mengutusnya dan juga kepada PBNU.
"Kader dididik bukan sekedar untuk numpang di organisasi demi kepentingan atau ambisi pribadinya. Kader yang dididik sebagai penggerak berkewajiban untuk minimal menyelenggarakan pengkaderan sekembalinya kepada kepengurusanya masing-masing," tandas Masyhuri.
Penulis : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
2
Warga NU Bekasi Raya Padati Kajian Qanun Asasi KH Hasyim Asy'ari
3
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
4
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
5
Menembus Pelosok Ende, Relawan NU Peduli Salurkan Bantuan untuk 168 KK yang Masih Bertahan di Tenda
6
Orang Meninggal Dapat Pesangon dan BPJS Ketenagakerjaan, Apakah Jadi Harta Warisan?
Terkini
Lihat Semua