Pramuka NU Mahir Aswaja dan Ahli Teknologi
NU Online Ā· Kamis, 27 Juni 2013 | 00:00 WIB
Jombang, NU Online
Usai melaksanakan shalat Magrib berjamaah, sejumlah peserta terlihat menunggu dengan tertib di mushala. Masing-masing mendekap laptop. Mereka adalah peserta lomba cerdas cermat Aswaja online.
<>
Salah seorang peserta dari Lampung tampak sumringah menghadapi babak kualivikasi materi Ahlus Sunnah wal-Jamaah secara online ini. Meskipun sebagai pengalaman pertama, namun ia optimis bisa lolos pada babak berikutnya.
Inilah antara lain yang membedakan perkemahan di lingkungan LP MaāarifĀ NU dengan perkemahan serupa. Ada adu kemampuan dan wawasan keaswajaan ala Nahdlatul Ulama yang dilakukan secara online.
Tidak semata mengasah diri secara fisik dan kemampuan kepramukaan, para peserta Perkemahan Wirakarya Pramuka LP Maāarif NU Nasional (Perwimanas) juga diuji pengetahuan dan kedalaman materi keaswajaan ala NU.
Utusan peserta perkemahan ini diadu dalam kegiatan lomba cerdas cermat Aswaja. āAda seratus peserta yang mengikuti lomba cerdas cermat keaswajaan ini secara online,ā kata Hizbullah Huda, MPdI (26/6).
Koordinator IT (Informasi dan Teknologi) Perwimanas ini menandaskan, pada seleksi awal, setiap Sangga mengirimkan utusan untuk beradu kemampuan menjawab sejumlah soal yang telah disediakan panitia.
āMereka dikumpulkan di aula mushala dan diberikan materi soal yang harus dijawab secara serempak,ā tandas pengurus PW LP Maāarif NU Jawa Timur ini.
Peserta diwajibkan menjawab setidaknya lima puluh soal Aswaja yang diselesaikan selama dua puluh menit. Namun demikian, para peserta tidak akan dapat saling mencontek lantaran akan mendapatkan soal secara acak, baik urutan soal dan jawabannya.
āDengan demikian, tidak akan ada kecurangan seperti yang didengar pada pelaksanaan ujian di banyak tempat,ā kata alumnus Unesa Surabaya ini.
Dari seratus peserta yang mengikuti seleksi di babak awal, dipilih hanya 15 peserta putra dan putri untuk maju pada babak berikutnya.
āUntuk peserta yang masuk seleksi tahap dua nantinya juga diberikan soal dengan mekanisme seperti babak awal,ā katanya.
Dari 15 peserta akan dipilih 4 peserta baik putera maupun puteri. āMereka inilah yang akan memasuki babak final dengan memperebutkan juara satu, dua, tiga serta harapan,ā kata Abdul Latif, yang juga bertugas di bagian IT.
Saat babak final, mereka harus melewati sejumlah babak. Yang pertama adalah berupa tanya jawab, dilanjutkan tanya jawab lemparan, khitabah serta adu cepat.
Untuk khitabah, para peserta harus menjelaskan soal yang telah dipilih. āPenilaian kemampuan berpidato sangat menentukan,ā katanya. Ā
Diluar itu semua, cerdas cermat ini setidaknya memberikan kesan mendalam sehingga saat pulang ke tempat masing-masing, peserta bisa mendapatkan pemahaman dan kedalaman Aswaja NU.
Demikian juga, sebelum berangkat, peserta Perwimanas disyaratkan mengenal teknologi informasi secara baik. Karena semua soal disampaikan dalam bentuk online dengan memanfaatkan jaringan internet yang ada di lokasi.
āInternet, laptop, komputer dan perangkat komunikasi yang lain adalah sesuatu yang tidak terhindarkan dari seorang pelajar dan aktifis pramuka NU,ā terangnya. āNamun yang harus ditekankan adalah bahwa penguasaan terhadap sejumlah piranti teknologi itu hendaknya dapat dioptimalkan untuk tujuan mulia,ā lanjutnya.
āMakna inilah yang akan ditekankan kepada peserta Perwimanas, dengan tetap mendorong mereka untuk menguasai teknologi informasi yang sehat dan bermanfaat,ā tandas guru MTsN Denanyar Jombang yang juga pengurus PCNU Jombang ini.
Kesan peserta terhadap lomba ini sangat luar biasa. āTidak ada kegiatan seperti ini di tempat lain,ā kata peserta lain. āSaya makin bangga menjadi bagian dari NU,ā kata Yuliatin dari Kalimantan Tengah.
RedakturĀ Ā Ā Ā : Abdullah Alawi
Kontributor : Syaifullah Ibnu Nawawi
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
3
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
4
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
5
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
6
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
Terkini
Lihat Semua