Siapa Nahdliyin Itu? Ini Jawaban KH Maimoen Zubair
NU Online · Ahad, 4 November 2018 | 18:40 WIB
Rembang, NU Online
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair mengatakan bahwa untuk mengetahui siapa warga Nahdliyyin terlebih dahulu harus mengetahui latar belakang, tujuan dan siapa yang mendirikan.
"NU itu berdiri tahun 1926 M, tepatnya tanggal 31 bulan Januari. Berdirinya Nahdlatul Ulama itu berdiri pertama kali lewat Muktamar. Muktamar pertama kali itu berakhir pada tanggal 31 Januari. Memilih Rais Akbar Mbah Hasyim (KH Hasyim Asy'ari) dan wakilnya Kiai Faqih Maskumambang," jelasnya kepada NU Online, Kamis (2/2), di Rembang, Jawa Tengah.
Mbah Moen, sapaan akrabnya menambahkan, Muktamar pertama itu dihadiri banyak ulama. Ada beberapa keanehan yang berusaha dijelaskan kiai karismatik itu. Ia menjelaskan terkait segi bahasa yang digunakan dalam penamaan Nahdlatul Ulama tersebut.
"Banyak kiai yang meng-isghal-kan (mempertanyakan) kenapa dinamakan Nahdlatul Ulama. Kata Nahdlatul Ulama itu masdar dari nahdlah, yang mengikuti wazan fa'la yang disebut sebagai masdar marrah (isim yang menunjukkan peristiwa terjadi hanya sekali)," terangnya.
Jadi inilah yang menjadi harapan organisasi kemasyarakat Islam Nahdlatul Ulama, yakni dengan sekali bangkit, lalu bertahan untuk selamanya. Kita harus menjaga, mempertahankan sifat, corak, bentuk NU sesuai dengan tujuan berdirinya pertama kali, dengan tetap mendahulukan para ulama-ulama.
"Sehingga kalau ada pertanyaan siapa warga Nahdlatul Ulama? Jawabannya, menurut dahulu kala, ada anggota alami dan ada organisasi. Anggota organisasi yaitu yang tercatat menjadi anggota, sedangkan yang alami adalah mereka yang mengikuti para ulama," jelas Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang Kabupaten Rembang itu. (Aan Ainun Najib/Mahbib)
(Baca juga: Sepotong Sejarah Perdebatan Nama “Nahdlatul Ulama”)
Terpopuler
1
Wacana Ketua Umum PBNU Dipilih Lewat AHWA, Rais Aam: Semua Dikembalikan ke Muktamirin
2
Khutbah Jumat Kemerdekaan: Mengenang Jasa Pahlawan, Melanjutkan Perjuangan
3
Khutbah Jumat: Korupsi Sebagai Pengkhianatan Terhadap Kemerdekaan
4
Khutbah Jumat: Jihad Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia
5
LF PBNU: Rabiul Awal 1448 H Jatuh Esok, Selamat Datang Bulan Maulid Nabi
6
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Rabiul Awal 1448 H
Terkini
Lihat Semua