Tangerang, NU Online
Wakil Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama H Abdul Munim DZ mengatakan, pelajar Indonesia saat ini mengalami banyak tantangan. Namun tantangan yang berat justru dari layar televisi di ruang dalam rumah sepulang sekolah.<>
Demikian disampaikannya dalam Orientasi dan Rapat Kerja PP IPNU-IPPNU Masa Khidmat 2012-2015 di Gedung Pusdiklat Muslimat Pondok Cabe Tengerang, Ahad (17/3).
Menurut Mun’im, televisi Indonesia tidak mencerminkan kondisi pelajar yang sesungguhnya. Tayangan merupakan desain kepentingan asing yang ingin meruntuhkan moral generasi muda Indonesia. “IPNU harus sadar dan segera menata pelajar dengan baik di Indonesia," katanya.
"Sebagai garda terdepan dalam pembangunan di Indonesia, IPNU-IPPNU perlu terlibat aktif dalam proses yang ada mengingat IPNU-IPPNU menjadi penerus NU, yang tidak lain adalah organisasi yang lahir untuk memperjuangkan kepentingan Ahlussunnah wal Jama’ah,” tambahnya.
Orientasi dan Rapat Kerja PP IPNU-IPPNU yang mengambil tema “Bergerak Bersama Pelajar Indonesia” berlangsung hingga Senin (18/3) hari ini.
Menurut Ketua Umum PP IPNU, Khoirul Anam HS, orientasi ini merupakan rangkaian kegiatan pra-pelantikan untuk mensinergikan pengurus pusat yang baru terbentuk.
Ketua Umum PP IPNU Farida Faricha mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk sinergisitas IPNU-IPPNU untuk bergerak bersama mengawal pelajar NU.
“Tema tersebut sesuai dengan kondisi pelajar saat ini yang banyak mengalami tantangan dan ancaman, terutama pemahaman mereka menyangkut eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia serta ancaman terhadap bahaya narkoba,” katanya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Ahmad Munir
Terpopuler
1
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
2
Kiai Miftach Ingatkan Pentingnya Wirid hingga Akhir Hayat
3
Data Hilal Awal Bulan Jumadal Ula 1448 H
4
Status Gunung Anak Krakatau Siaga, Masyarakat Dilarang Beraktivitas dalam Radius 5 Km
5
Material Pemadam Karhutla dari Brasil Diuji di Sumsel, Diklaim 10 Kali Lebih Efektif
6
Kemenhaj Cabut Izin KBIHU Al-Fatah karena Palsukan Data Dam dan Badal Haji
Terkini
Lihat Semua