Asah Kreativitas, Santri Al-Muayyad Dilatih Kaligrafi
NU Online · Selasa, 15 Juli 2014 | 10:13 WIB
Solo, NU Online
Selama liburan Ramadhan ini, beberapa anak yang menjadi peserta kegiatan pesantren kilat (sanlat) di Pesantren Al-Muayyad Mangkuyudan Solo, mengikuti pelatihan menulis kaligrafi. Menurut pelatih kaligrafi Abdul Rouf, kegiatan pelatihan diadakan selama sepekan. Dalam kurun waktu tersebut, anak-anak diberikan materi mengenai kaligrafi mulai dari dasar.<>
“Materi yang kita berikan dalam pelatihan ini, mulai dasar menulis sampai membuat desain,” jelas Rouf saat ditemui NU Online, Selasa (15/7).
Seperti yang terlihat pada salah satu sesi pelajaran, para peserta yang mayoritas berusia anak Sekolah Dasar, dikenalkan berbagai macam khot, diantaranya khot naskhi, tsulus, riq’i, farisi, dan diwani.
Setelah beberapa kali menerima penjelasan dari pelatih, para peserta kemudian diajak untuk melakukan praktik penulisan di halaman pondok. Di akhir kegiatan, hasil karya mereka kemudian dipamerkan.
Meski belum begitu mahir dengan penulisan kaligrafi, Rouf mengungkapkan para peserta mengaku senang mengikuti kegiatan ini. “Mereka senang dengan mempelajari kaligrafi dan bisa berkarya,” kata Rouf.
Selanjutnya, hasil karya para peserta ada yang dibawa pulang untuk diperlihatkan kepada orang tua mereka, namun ada pula yang ditinggal di pondok untuk diberikan sebagai kenang-kenangan. (Ajie Najmuddin/Anam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua